Pembersihan tumpahan solar dilakukan dengan cara menyemprotkan air bertekanan tinggi untuk melunturkan sisa-sisa solar yang menempel di permukaan jalan raya.
Ciamis, mata-peristiwa.id – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos WMK Banjarsari gerak cepat membersihkan tumpahan solar di Jalan Raya Banjar-Pangandaran. Tumpahan solar tersebut tepatnya di Dusun Sukamaju, Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Senin (20/4/2026).
Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Mengingat tumpahan bahan bakar tersebut membuat kondisi aspal menjadi sangat licin, dan membahayakan pengguna jalan.
“Kami menerima laporan dari Bapak Andi Sunggis Irawan, Perangkat Desa Sukajadi. Ia khawatir tumpahan solar tersebut memicu kecelakaan bagi pengendara yang melintas, terutama sepeda motor,” katanya kepada Harapan Rakyat, Senin (20/4/2026).
Cara Damkar Bersihkan Tumpahan Solar di Jalan Raya Banjar-Pangandaran
Menurut informasi yang dihimpun, tumpahan solar tersebut diketahui tercecer di jalan raya sekitar pukul 11.15 WIB. Menyadari potensi bahaya yang mengancam warga dan pelintas jalan, Andi selaku Kepala Dusun setempat, langsung berkoordinasi dengan petugas Damkar untuk meminta bantuan evakuasi dan pembersihan.
Merespon laporan tersebut, tim dari Pos WMK Banjarsari yang terdiri dari Bintang Nur Alam dan Rahmat Pujianto, langsung meluncur ke lokasi kejadian. Damkar Pos WMK Banjarsari mengerahkan satu unit mobil pancar bernomor polisi Z 8159 T.
Pembersihan tumpahan solar dilakukan dengan cara menyemprotkan air bertekanan tinggi untuk melunturkan sisa-sisa solar yang menempel di permukaan jalan raya. Upaya ini dilakukan secara teliti agar jalan kembali aman dilalui.
“Kami fokus memastikan permukaan aspal tidak lagi licin. Proses pembersihan berlangsung sekitar satu setengah jam hingga situasi benar-benar dinyatakan aman,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti asal muasal tumpahan solar di Jalan Raya Banjar-Pangandaran itu. Petugas mengimbau kepada para pengguna jalan untuk tetap waspada, dan segera melapor jika menemukan kendala serupa di jalan raya. HD***


