LEBAK, MATA-PERISTIWA.ID – Inilah kisah nyata yang menginspirasi. Seorang anak petani yang menjelma menjadi sosok pengusaha sukses dan dermawan. Sabtu (31/10/2026).
Dia adalah H. Hamim. Pria kelahiran 1976 ini lahir dari keluarga sederhana dengan 6 bersaudara. Sejak kecil, ia akrab dengan kerasnya hidup di sawah dan ladang, melihat langsung perjuangan seorang petani. Dari sanalah, mental petarung dan jiwa pantang menyerahnya terbentuk.
Dengan tekad yang kuat untuk mengubah nasib dan keinginan besar untuk bisa bermanfaat bagi masyarakat, H. Hamim merantau dan merintis usaha dari nol. Berkat kerja keras, kejujuran, dan keuletan yang luar biasa, anak petani itu kini menjelma menjadi salah satu pengusaha manufaktur paling sukses di Banten.
Kerajaan Bisnis yang Dibangun Dari Ladang.
Siapa sangka, dari seorang anak petani, H. Hamim kini mampu membangun dan memimpin 5 perusahaan besar yang menyerap ratusan tenaga kerja lokal. Perusahaan-perusahaan milik Haji Hamim tersebut adalah bukti nyata dari perjalanannya:
1. PT Cipta Perdana Lancar Tbk
2. PT Tetsu Indonesia
3. PT Usberza
4. PT Haiman Dwi Putra
5. PT Prima Niaga Lancar
Dan sebagai bentuk pengabdiannya kepada tanah kelahiran, ia mendirikan PT Prima Niaga Lancar (PT. PNL) di Kabupaten Lebak. Gedung PT. PNL yang megah dengan fasilitas loading dock modern menjadi simbol kembalinya sang anak petani untuk membangun daerahnya sendiri.
Kelima perusahaan milik Haji Hamim tersebut bergerak di bidang manufaktur presisi otomotif, pertanian, dan dalam waktu dekat akan merambah ke sektor peternakan terintegrasi. Foto-foto aktivitas di dalam pabrik miliknya menunjukkan betapa seriusnya ia mengelola industri dengan standar tinggi, modern, dan memberdayakan masyarakat sekitar.
Misi Tulus: Berkontribusi Untuk Lebak.
Kesuksesan tidak membuat H. Hamim lupa dari mana ia berasal. Sebagai anak seorang petani, ia paling paham betul bagaimana rasanya harga panen yang tidak pasti.
Itulah misi utama yang selalu ia pegang: agar petani dan peternak bisa mendapatkan kepastian harga. Baginya, menjadi pengusaha adalah tentang bagaimana bisa berkontribusi di Kabupaten Lebak sesuai dengan porsi beliau sebagai pengusaha.
Langkah fenomenal membebaskan lahan 20 hektar di Cileles untuk sentral pertanian dan membangun Dapur SPPG Hamim Center di Cijaku adalah bagian dari misi besar itu. Ia ingin hasil bumi Lebak diolah di Lebak, oleh orang Lebak, untuk kesejahteraan Lebak.
Untuk sementara itu, sosok H. Hamim adalah sosok pengusaha yang dermawan, rendah hati, dan tidak pernah melupakan akarnya sebagai anak seorang petani.




