SUMEDANG, MATA-PERISTIWA.ID – Ribuan suporter setia Persib Bandung memadati Lapangan Pa Haji Umuh Muchtar, Desa Ciluluk, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Minggu (08/11/2026).
Kehadiran mereka untuk memeriahkan ajang Jalan Sehat Bobotoh Ngahiji yang berlangsung semarak dan penuh kekeluargaan.
Kegiatan akbar ini menjadi momentum krusial untuk mempererat tali silaturahmi antarbobotoh dari berbagai daerah di Jawa Barat, sekaligus memperjelas komitmen aksi sosial suporter bagi masyarakat luas.
Ketua Panitia Jalan Sehat Bobotoh Ngahiji, Yudi Yuhendi, menjelaskan bahwa ajang ini tidak sekadar menghadirkan olahraga massal, tetapi juga dirangkaikan dengan rangkaian bakti sosial, donor darah bekerja sama dengan PMI, hingga penyaluran santunan bagi anak-anak yatim.
“Alhamdulillah, tepat pada hari ini, Minggu 8 November 2026, kami bisa menggelar Jalan Sehat Bobotoh Ngahiji di Lapangan Pa Haji Umuh, Desa Ciluluk. Kegiatan olahraga ini kami padukan dengan bakti sosial, donor darah, dan donasi bagi anak-anak yatim sekitar,” ujar Yudi di lokasi acara.
Bertabur Hadiah Menarik, Grand Prize Umrah Jadi Rebutan
Untuk menambah kemeriahan suasana, panitia pelaksana menyiagakan beragam doorprize dan hadiah hiburan menarik bagi para peserta. Puncak undian yang paling dinantikan adalah hadiah utama (grand prize) berupa 1 paket ibadah umrah gratis bagi satu pemenang yang beruntung.
Yudi menegaskan, mekanisme pemenang grand prize umrah murni ditentukan berdasarkan hasil pengundian kupon resmi, bukan dari siapa yang tercepat mencapai garis finish. Hal ini memberikan kesempatan adil dan setara bagi seluruh peserta jalan sehat.
“Peserta yang terdata sudah mencapai 1.400 orang dan terus bertambah secara bertahap karena rombongan dari berbagai wilayah terus berdatangan. Kami sudah siapkan semua deretan hadiah hiburan hingga grand prize paket umrah yang diundi secara transparan,” terangnya.
Diikuti 14 Distrik Bobotoh se-Jawa Barat
Berdasarkan data panitia, sedikitnya 14 distrik Bobotoh dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat beserta warga lokal Tanjungsari menyatu dalam gelombang peserta jalan sehat ini.
Guna menjaga ketertiban serta kelancaran arus lalu lintas di kawasan Ciluluk, panitia menerapkan skema keberangkatan (start) peserta secara bertahap serta menerjunkan tim pengatur rute di sejumlah titik rawan kemacetan.
Melalui ajang Bobotoh Ngahiji, Yudi berharap ikatan persaudaraan antarsuporter kian solid. Solidaritas Bobotoh diharapkan tidak hanya bergelora di tribun stadion saat mengawal tim Pangeran Biru berlaga, tetapi juga terwujud nyata dalam aksi sosial yang bermanfaat bagi kemanusiaan. (Red)




