Diduga Keracunan MBG Ratusan Siswa SMK Al Ilyas Malangbong Pusing dan Sakit Perut, 12 Siswa Dilarikan ke Puskesmas

MALANGBONG GARUT, MATA-PERISTIWA.ID – Suasana belajar di SMK Al Ilyas Malangbong, Kabupaten Garut, mendadak geger pada hari ini. Ratusan siswa dikabarkan mengalami gejala pusing, mual, dan sakit perut secara bersamaan diduga akibat keracunan massal, Jum’at (07/11/2026).

Peristiwa yang menghebohkan tersebut terjadi saat jam pelajaran berlangsung. Satu per satu siswa mulai mengeluh pusing, lemas, mual, muntah, dan sakit perut hingga membuat pihak sekolah panik dan langsung menghubungi Puskesmas terdekat.

“Betul, geger tadi. Tiba-tiba banyak siswa yang mengeluh pusing dan sakit perut. Ada yang muntah-muntah di kelas. Ada yang lemas sampai tidak bisa berdiri. Guru-guru langsung panik,” ujar salah satu siswa SMK Al Ilyas Malangbong yang menjadi saksi di lokasi.

12 SISWA DILARIKAN KE PUSKESMAS

Dari ratusan siswa yang mengeluh sakit, sebanyak 12 siswa yang kondisinya paling parah langsung dilarikan ke Puskesmas Malangbong untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

“Yang paling parah ada 12 siswa yang dilarikan ke Puskesmas. Yang lainnya masih ditangani di sekolah oleh guru dan petugas kesehatan. Ada yang diinfus, ada yang diberi obat,” ujar sumber dari pihak sekolah.

Hingga berita ini diterbitkan, ketujuh siswa tersebut masih menjalani observasi di Puskesmas Malangbong.

Bacaan Lainnya

DIDUGA DARI MAKANAN / MBG?

Hingga saat ini, penyebab pasti keracunan massal tersebut masih dalam penelusuran. Namun, dugaan sementara mengarah pada makanan yang dikonsumsi siswa sebelum kejadian.

“Dugaan sementara, bisa dari makanan yang dimakan tadi pagi. Ada yang bilang dari jajan di luar, ada yang bilang dari program makan siang. Tapi belum bisa dipastikan. Masih menunggu hasil pemeriksaan dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan,” ujar warga sekitar sekolah.

Pihak sekolah sendiri belum memberikan keterangan resmi terkait sumber makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal tersebut.

PIHAK SEKOLAH & PUSKESMAS TURUN TANGAN

Pihak SMK Al Ilyas Malangbong bersama Puskesmas Malangbong langsung bergerak cepat melakukan penanganan.

Tim medis dari Puskesmas Malangbong diterjunkan langsung ke sekolah untuk memeriksa ratusan siswa yang mengeluh pusing dan sakit perut. Sekolah juga untuk sementara menghentikan kegiatan belajar mengajar dan memulangkan siswa yang sudah ditangani agar bisa beristirahat di rumah.

“Kami langsung koordinasi dengan Puskesmas. Anak-anak yang sakit langsung ditangani. Kami minta orang tua untuk tenang, anak-anak sudah ditangani petugas medis,” ujar salah satu guru SMK Al Ilyas.

ORANG TUA PANIK & MINTA PENJELASAN

Peristiwa keracunan massal ini membuat para orang tua siswa panik dan berbondong-bondong datang ke sekolah dan ke Puskesmas untuk memastikan kondisi anak-anak mereka.

“Kami sebagai orang tua panik, anak kami tiba-tiba sakit perut dan pusing massal. Kami minta pihak sekolah transparan, dari mana sumbernya? Makanannya dari mana? Jangan ditutupi. Ini menyangkut nyawa anak-anak kami,” desak salah satu orang tua siswa.

Orang tua juga meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Dinas Pendidikan, dan pihak kepolisian untuk segera melakukan investigasi dan uji laboratorium terhadap makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan.

“Kami minta Dinas Kesehatan segera turun, periksa makanannya, periksa dapurnya, periksa kantinnya. Kalau memang ada kelalaian, harus ada yang bertanggung jawab. Jangan sampai terulang lagi,” pungkas orang tua siswa.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SMK Al Ilyas Malangbong dan pihak Puskesmas Malangbong belum memberikan keterangan resmi secara lengkap terkait penyebab pasti keracunan massal tersebut.

Redaksi membuka ruang Hak Jawab seluas-luasnya bagi pihak sekolah, Puskesmas, Dinas Kesehatan, dan pihak terkait lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *