Forkopimda Kabupaten Bandung dan Serikat Pekerja Perkuat Sinergi Jelang May Day 2026, Kapolresta: Berangkat Aman, Pulang Harus Selamat

Kabupaten Bandung — Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Forkopimda Kabupaten Bandung menggelar silaturahmi bersama para ketua serikat pekerja dan serikat buruh se-Kabupaten Bandung di Warung Kopi Pabinihan, Kampung Dangdeur, Desa Kamasan, Kecamatan Banjaran, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 13.30 WIB tersebut dihadiri sekitar 70 peserta, terdiri dari unsur Forkopimda Kabupaten Bandung, jajaran Polresta Bandung, Dinas Ketenagakerjaan, Kesbangpol, serta perwakilan dari 16 serikat pekerja dan serikat buruh di wilayah Kabupaten Bandung.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., C.P.H.R. mengatakan, kegiatan silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat komunikasi sekaligus memastikan pelaksanaan peringatan May Day 2026 berjalan aman, tertib, dan kondusif.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa bertatap muka langsung dalam suasana penuh kebersamaan. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan May Day berjalan aman dan lancar, serta seluruh rekan-rekan buruh tetap merasa terlindungi,” kata Aldi.

Ia menyampaikan bahwa ribuan buruh dari Kabupaten Bandung dijadwalkan akan berangkat ke Jakarta pada 1 Mei 2026 menggunakan lebih dari 100 armada bus untuk mengikuti rangkaian kegiatan May Day Fiesta.

Menurutnya, aspek keselamatan menjadi perhatian utama kepolisian, mulai dari kelayakan kendaraan hingga pengawalan perjalanan menuju Jakarta.

“Berangkat dan pulang harus dalam jumlah yang sama. Keselamatan rekan-rekan buruh adalah prioritas kami. Setiap bus akan mendapat pengawalan dari kepolisian agar apabila terjadi kendala di perjalanan dapat segera ditangani,” ujarnya.

Kapolresta juga mengimbau para peserta agar mempersiapkan kondisi fisik sebelum keberangkatan serta tidak memaksakan diri apabila sedang dalam keadaan kurang sehat.

Bacaan Lainnya

“Kami sarankan keberangkatan dilakukan lebih awal agar tidak terjebak kepadatan kendaraan menuju Jakarta. Jika kondisi tubuh kurang sehat, jangan dipaksakan berangkat,” ungkapnya.

Selain membahas teknis keberangkatan, dalam pertemuan tersebut juga dibahas berbagai isu ketenagakerjaan di Kabupaten Bandung. Kapolresta menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama TNI-Polri hadir untuk memastikan hak-hak pekerja tetap terlindungi.

“Kami bersama Forkopimda siap menjadi pelindung bagi para pekerja. Hak-hak buruh harus terpenuhi dan kami ingin masyarakat Kabupaten Bandung mendapatkan kesempatan bekerja yang layak di daerahnya sendiri,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung hangat melalui sesi dialog interaktif antara pemerintah daerah dan perwakilan serikat pekerja. Acara kemudian ditutup dengan makan liwet bersama sebagai simbol kebersamaan dan soliditas antara pemerintah, aparat keamanan, dan para buruh menjelang Hari Buruh Internasional 2026.

Dengan terbangunnya komunikasi yang baik ini, diharapkan peringatan May Day di Kabupaten Bandung dapat berlangsung damai, tertib, dan membawa manfaat bagi seluruh pekerja, pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *