GRESIK, MATA-PERISTIWA.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meresmikan Program Pengentasan Kawasan Permukiman Kumuh melalui Dana Alokasi Khusus Tematik Pengentasan Kawasan Kumuh Terpadu (DAK-TPPKT) Tahun Anggaran 2025 di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Sabtu (1/8/2026).
Peresmian tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mewujudkan kawasan hunian yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) secara berkelanjutan.
Dalam program ini, sebanyak 166 unit rumah di atas lahan seluas 7,11 hektare berhasil direalisasikan. Bantuan tersebut dirasakan langsung manfaatnya oleh 288 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 1.152 jiwa.
Adapun rincian penanganan mencakup:
-
69 unit pembangunan baru relokasi.
-
33 unit pembangunan baru in situ.
-
43 unit peningkatan kualitas rumah (DAK-PKKT).
-
21 unit pembangunan baru hasil kolaborasi CSR Pakuwon Group bersama Habitat for Humanity Indonesia.
Selain hunian berukuran tanah 6×10 meter dan luas bangunan 6×7 meter, kawasan ini juga dilengkapi infrastruktur dasar modern, seperti jalan lingkungan, drainase, tandon air, sambungan air bersih rumah tangga, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), hingga Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).
“Alhamdulillah, masyarakat Desa Campurejo kini bisa merasakan manfaat nyata dari sinergi ini. Program ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun harapan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui lingkungan yang jauh lebih layak huni,” ujar Gubernur Khofifah, Minggu (2/8/2026).
Menko AHY Apresiasi Komitmen Pemprov Jatim
Sementara itu, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemprov Jatim. Selain lima kabupaten/kota penerima DAK-TPPKT (Gresik, Lumajang, Mojokerto, Pasuruan, dan Madiun), Pemprov Jatim juga mengalokasikan APBD Provinsi untuk memperkuat penanganan di Mojokerto dan Pasuruan.
“Ini adalah bukti bahwa negara hadir untuk masyarakat. Saya mengapresiasi Ibu Gubernur yang tidak hanya mengandalkan DAK, tetapi juga mengalokasikan APBD Jawa Timur untuk memperluas jangkauan penerima manfaat,” puji AHY.
Kebahagiaan Warga Penerima Manfaat
Kebahagiaan mendalam dirasakan oleh salah satu warga penerima manfaat, Imam Hamsori. Ia mengaku sangat bersyukur karena kini keluarganya tidak lagi mengalami kebanjiran saat hujan turun.
“Dulu rumah kami sangat memprihatinkan dan kalau hujan air masuk ke rumah. Lingkungan juga kumuh. Sekarang alhamdulillah rumah kami menjadi aman, nyaman, dan lingkungan kampung jauh lebih rapi, tertib, serta sejuk. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, Pak Menko AHY, Ibu Gubernur Khofifah, dan Pemkab Gresik,” tutur Imam penuh haru.
(ET/MP)





