JAKARTA, MATA-PERISTIWA.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali membuktikan diri sebagai instansi pemerintah yang unggul dalam menyampaikan informasi tepercaya. Prestasi ini ditegaskan melalui pencapaian BMKG dalam ajang penganugerahan Government Social Media Summit (GSMS) 2026.
Dalam ajang tersebut, BMKG berhasil mempertahankan posisi di jajaran Top 3 untuk berbagai kategori bergengsi, di antaranya Most Engaging, Best Use of Image, serta Best Account untuk kategori lembaga/badan pemerintah.
Informasi Relevan di Era Kompleks
Ketua Tim Pengembangan dan Inovasi Kehumasan BMKG, Akhmad Taufan Maulana, mengungkapkan bahwa apresiasi ini menjadi bukti bahwa informasi yang disampaikan BMKG tetap relevan dan menjadi andalan masyarakat dalam mendukung keselamatan sehari-hari.
“Apresiasi dari GSMS tahun ini menjadi pemacu semangat kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan demi memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Taufan di Jakarta.
Menurut Taufan, peran BMKG kian krusial mengingat siklus alam saat ini semakin kompleks dan sulit diprediksi. Data terkait meteorologi, klimatologi, geofisika, hingga modifikasi cuaca yang disajikan BMKG memiliki dampak langsung bagi kelangsungan hidup masyarakat.
Inovasi Konten demi Kesadaran Publik
Menjawab tantangan era fragmentasi media, BMKG berkomitmen untuk menyajikan akurasi data yang dibalut dengan konten menarik dan mudah dipahami. Strategi ini bertujuan membangun kedekatan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Langkah konkret yang dilakukan BMKG meliputi:
-
Peningkatan Kapasitas Pranata Humas: Melatih staf agar lebih kreatif dalam memproduksi konten edukatif.
-
Optimalisasi Kanal Digital: Menggunakan berbagai media sosial sebagai sarana utama penyebaran informasi secara cepat.
-
Penyajian Data Kritis: Memastikan informasi saat genting—seperti gempa bumi, tsunami, dan cuaca ekstrem—tetap tenang namun tetap tepercaya.
Tentang Government Social Media Summit (GSMS) 2026
GSMS 2026 merupakan forum kolaborasi bagi praktisi kehumasan pemerintah yang diprakarsai oleh AWRAGO dan NoLimit Indonesia, serta berkolaborasi dengan Ikatan Pranata Humas (Iprahumas) Indonesia. Mengusung tema “Navigasi Komunikasi Pemerintah: Tetap Tepercaya di Tengah Era Fragmentasi Media”, forum ini menjadi ruang diskusi untuk memastikan fungsi instansi pemerintah berjalan optimal melalui pengelolaan media sosial yang efektif.
Penghargaan ini diharapkan menjadi tolok ukur bagi instansi pemerintah lain untuk terus bertransformasi menjadi lembaga yang komunikatif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan informasi publik.








