GRESIK , mata-peristiwa,id – Respons cepat jajaran Polsek Kebomas kembali ditunjukkan dalam penanganan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Kebomas.
Sebuah sepeda motor Honda BeAT warna hitam dengan nomor polisi W 4939 FU dilaporkan raib saat terparkir di depan tempat usaha ” INAYAH MUSLIMAH “, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Nomor 92, Setinggi, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
Motor yang hilang diketahui memiliki Nomor Rangka MH1JME112RK030593 dan Nomor Mesin JME1030872. Setelah menerima laporan, petugas Polsek Kebomas langsung bergerak melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Aiptu Achmad Aidianto, selaku anggota Reskrim Polsek Kebomas, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu menerima informasi kehilangan kendaraan tersebut.
“Begitu laporan kami terima, anggota langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan di lapangan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri petunjuk yang dapat membantu proses pengungkapan kasus,” ujarnya.
Senada dengan itu, Aipda Anggi Saputro dari Unit Reskrim Polsek Kebomas menyampaikan bahwa pihaknya terus mendalami kasus tersebut guna mengidentifikasi pelaku dan memastikan kendaraan korban dapat segera ditemukan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, menggunakan kunci ganda, serta segera melapor apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kasus ini,” katanya.
Sementara itu, korban yang disebut berinisial AX mengaku terkejut saat mengetahui sepeda motor miliknya sudah tidak berada di tempat parkir.
“Saya berharap motor saya bisa segera ditemukan dan pelakunya dapat ditangkap. Terima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah merespons laporan dengan cepat,” ungkap AX.
Kasus ini masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Kebomas. Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan kendaraan maupun pelaku agar segera melapor ke kantor polisi terdekat guna membantu proses penyelidikan.
Penulis :Et/Redaksi








