Ciamis, mata-peristiwa.id – Polres Ciamis melalui Polsek Cisaga bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian kebakaran sebuah pabrik tusuk sate di Dusun Pasirpetey, Desa Sidamulya, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis. Kehadiran personel kepolisian di lokasi merupakan bentuk respons cepat dalam penanganan kejadian, sekaligus untuk memastikan situasi tetap aman, melakukan pendataan, mengumpulkan keterangan dari saksi, serta melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Kamis (03/09/2026).
Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di sebuah pabrik tusuk sate yang berada di Dusun Pasirpetey RT 018 RW 009, Desa Sidamulya, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis. Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari open tusuk sate yang kemudian merambat ke bangunan pabrik dan dengan cepat membesar. Petugas pemadam kebakaran mengerahkan dua unit kendaraan damkar dan berhasil memadamkan api dalam waktu kurang lebih 30 menit.
Mendapatkan informasi kejadian tersebut, jajaran Polsek Cisaga segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal. Personel kepolisian memastikan kondisi di sekitar lokasi, menerima laporan, melakukan pendataan terhadap kejadian, serta mencatat keterangan saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M. Si., melalui Kapolsek Cisaga AKP Misman Asep Zaenal, S.Sos., menyampaikan bahwa kecepatan anggota dalam merespons setiap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
“Begitu menerima informasi mengenai kejadian kebakaran, personel langsung mendatangi lokasi untuk memastikan situasi dan melakukan penanganan awal. Kami juga melakukan pendataan serta meminta keterangan dari saksi-saksi untuk mengetahui kronologi kejadian secara lebih jelas. Yang paling utama adalah memastikan tidak ada korban jiwa dan situasi di sekitar lokasi tetap aman,” ujar AKP Misman.
Menurutnya, kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses penanganan kejadian kebakaran. Masyarakat yang berada di sekitar lokasi diimbau untuk tetap tenang dan tidak mendekati area kebakaran apabila kondisi masih berpotensi membahayakan keselamatan, serta memberikan ruang kepada petugas untuk melakukan proses pemadaman dan penanganan.
Bangunan pabrik tusuk sate yang terbakar memiliki ukuran sekitar 9 x 6 meter atau 54 meter persegi. Selain bangunan, api juga menghanguskan open tusuk sate dan sejumlah peralatan produksi. Berdasarkan pendataan awal, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp80 juta, sementara dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.
Kepolisian juga melakukan pencatatan terhadap saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi, di antaranya Ketua RT setempat dan seorang warga. Berdasarkan keterangan awal, kebakaran diduga bermula ketika korban sedang melakukan proses mengopen tusuk sate, kemudian api tiba-tiba muncul dan dengan cepat merambat ke bagian bangunan pabrik.
Masyarakat sekitar turut membantu memberikan informasi kepada petugas dan mendukung proses penanganan kebakaran. Warga mengapresiasi respons kepolisian yang segera datang ke lokasi setelah kejadian diketahui, karena kehadiran petugas membantu mengamankan area dan memberikan arahan kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri.
Salah seorang warga menyampaikan bahwa kejadian tersebut sempat membuat masyarakat sekitar panik karena api dengan cepat membesar. Namun, setelah petugas datang dan proses pemadaman dilakukan, warga merasa lebih tenang karena penanganan dapat segera dilakukan dan api berhasil dipadamkan.
“Warga sempat panik melihat api membesar. Kami bersyukur petugas cepat datang dan pemadam kebakaran segera melakukan pemadaman. Setelah api berhasil dipadamkan, situasi di sekitar lokasi kembali aman,” ungkap salah seorang warga.
Polsek Cisaga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati ketika melakukan aktivitas yang berhubungan dengan sumber api, terutama dalam kegiatan produksi yang menggunakan tungku atau alat pemanas. Masyarakat juga diminta memastikan kondisi peralatan dan lingkungan kerja aman serta menyediakan langkah antisipasi apabila terjadi keadaan darurat untuk mencegah kebakaran meluas.
Setelah api berhasil dipadamkan, personel kepolisian terus melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi dan melaksanakan pendataan serta pelaporan kepada pimpinan. Seluruh rangkaian penanganan kejadian berlangsung dengan aman dan kondusif, sementara penyebab kebakaran masih berdasarkan dugaan awal yang berasal dari open tusuk sate.
Polres Ciamis melalui Polsek Cisaga berkomitmen untuk terus memberikan respons cepat terhadap setiap kejadian maupun laporan masyarakat, sekaligus memastikan keamanan di lokasi kejadian serta membantu proses penanganan bersama instansi terkait.
Harkamtibmas, Polres Ciamis, Polda Jabar
( HD)




