Tingkatkan Kesejahteraan Warga, PT SMF dan Pemkab Gresik Resmikan 35 Rumah Layak Huni

GRESIK, mata-peristiwa.id – Pemerintah Kabupaten Gresik bersama PT Sarana Multi Griya Finansial (SMF) Persero dan kementerian PKP meresmikan sekaligus menyerahkan Kunci pembangunan rumah layak huni secara simbolis,dalam upaya peningkatan kualitas permukiman masyarakat di Desa pulopancikan Gresik, Kecamatan Gresik Kabupaten Gresik , pada hari Kamis (21/5/2026).

Program tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pihak swasta dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Gresik.

Acara peresmian dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Ir. H. Ahmad Wasil yang mewakili Bupati Gresik, Direktur Keuangan dan Manajemen PT SMF Persero Bonair Subianto, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Jawa IV MV Diana Dewi, Kepala Bappeda Gresik Edi Hadi Siswoyo, serta sejumlah pejabat daerah dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, panitia menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya program pembangunan rumah layak huni tersebut. Program ini dinilai sebagai langkah konkret mendukung agenda strategis pembangunan nasional di bidang perumahan dan kawasan permukiman.

“Pada kesempatan hari ini dapat kita rangkaikan bersama acara peresmian dan serah terima kunci dalam pembangunan rumah layak huni ,program peningkatan kualitas permukiman kolaborasi dengan PT Sarana Multi Griya Finansial Persero,” ujar pembawa acara di hadapan para undangan.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Gresik Edi Hadi Siswoyo menegaskan bahwa pembangunan rumah layak huni di Desa Pulo Pancikan Gresik merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan PT SMF Persero dalam meningkatkan kualitas hunian rumah masyarakat yang layak huni. ” Ungkapnya.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan arah kebijakan pembangunan yang menitikberatkan pada kolaborasi, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan peran masyarakat sebagai subjek pembangunan.

Bacaan Lainnya

“Kabupaten Gresik selalu terbuka untuk berkolaborasi, menerima masukan, dan melakukan langkah bersama demi kesejahteraan masyarakat. Harmonisasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa menjadi bentuk konkret kerja sama yang saling bermanfaat,” ungkap Edi Hadi Siswoyo.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PT SMF Persero atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan hunian layak bagi masyarakat Gresik.

“Kami sangat berterima kasih kepada PT SMF. Mudah-mudahan ini menjadi amal jariyah dan ke depan kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut di wilayah lain di Kabupaten Gresik,” tambahnya.

Salah satu warga penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan adanya program bedah rumah tersebut. Sebelum dilakukan renovasi, rumah mereka kerap kebanjiran dan bocor saat hujan turun.

Menurut salah satu warga saat dikonfirmasi mewakili dari warga DS Pulopancikan Gresik yang mendapatkan Rehab Rumah Tidak Layak Huni sangat berterima kasih kepada Kementerian PKP ,PT SMF , dan Dinas Pemerintahan Kabupaten Gresik dan kerja sama dari kepala desa Pulopancikan Gresik, saat ini rumah tidak bocor dan tidak nyumber , dan tidak banjir lagi seperti puluhan tahun yang lalu mengalami banjir , ” Ucapnya ,”

“Alhamdulillah dengan program bedah rumah ini rumah kami ditinggikan, sekarang sudah tidak banjir lagi dan tidak bocor. Kalau tidak ada bantuan ini mungkin rumah kami masih seperti dulu,” ungkap warga dengan penuh haru.

Warga juga mengaku kini dapat kembali berjualan tanpa rasa khawatir meski hujan deras turun. Program pembangunan rumah layak huni itu disebut telah memberikan dampak nyata terhadap kenyamanan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Disebutkan pula, pembangunan rumah layak huni di Pulau Pancingan telah berjalan bertahap sejak 2017 dan hingga tahun 2025 berhasil merealisasikan sebanyak 35 unit rumah.

Program tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan permukiman yang sehat, aman, nyaman.

Et/Redakdi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *