Wakapolda Jabar Pimpin Patroli Skala Besar Sikat Kejahatan Jalanan di Bandung

BANDUNG, MATA-PERISTIWA.ID – Jajaran Polda Jawa Barat bersama Polrestabes Bandung yang didukung unsur TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan memperketat pengamanan wilayah dari potensi kejahatan jalanan (street crime). Langkah preventif ini diwujudkan melalui patroli gabungan berskala besar yang menyisir berbagai sudut Kota Bandung, Kamis (23/7/2026) dini hari.

Operasi pengamanan yang berlangsung pukul 00.00 hingga 03.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, didampingi Kapolrestabes Bandung, Wakapolrestabes Bandung, serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar dan Polrestabes Bandung.

Terjunkan 238 Personel Lintas Sektoral

Sebanyak 238 personel gabungan dikerahkan ke lapangan. Komposisi pasukan terdiri atas unsur kepolisian, TNI, Satpol PP Kota dan Provinsi Jawa Barat, serta Dinas Perhubungan.

Tim gabungan melakukan penyisiran intensif di sejumlah ruas jalan protokol yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi, mulai dari kawasan Dago Cikapayang, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Diponegoro, Jalan Pajajaran, Jalan Kebon Kawung, Jalan Otto Iskandardinata, Jalan Wastukancana, Jalan Aceh, hingga Jalan Merdeka. Penyisiran ketat ini ditujukan untuk menutup ruang gerak pelaku kriminalitas seperti pencurian dengan kekerasan maupun aksi geng motor.

Jamin Keamanan Warga Kota Bandung

Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menegaskan bahwa patroli terpadu ini merupakan komitmen nyata untuk memberikan rasa aman yang berkesinambungan bagi masyarakat.

“Patroli terpadu ini merupakan langkah preventif yang melibatkan seluruh unsur agar ruang gerak pelaku kejahatan semakin terbatas. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan efek pencegahan sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat,” tegasnya.

Hingga menjelang pagi hari, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah hukum Polrestabes Bandung terpantau aman dan kondusif. Polisi juga mengimbau warga untuk tetap waspada serta segera melapor melalui saluran darurat resmi jika mendapati potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.***

Bacaan Lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *