Gresik, mata-peristiwa.id – Launching Posyandu 6 SPM ( Standar Pelayanan Minimal ) Desa Yosowilangon di Balai RW XII jln.Tanjung Wira 2-3 Kec.Manyar Kab.Gresik. Kamis (23/04/202).
Pemotongan pita di Launching Pelaksanaan Posyandu 6 Bidang Standart Pelayanan Minimal Kab.Gresik oleh Ibu Ketua Tim TP PKK Gresik Hj.Nurul Harmaini Ali Fandi S.I Kom dan Ibu Hj.Dwi Ariyanti Kepala Desa Yosowilangon beserta jajaran Kepala Dinas Kesehatan, PMD, Sosial, Pendidikan, Pariwisata, BPBD, Satpol PP, Pekerjaan Umum beserta Hendriawan Susilo S.P. Si Camat Manyar dan Serma Sudiono Babinsa Yosowilangon dan tamu undangan.

Sementara itu H.Abdur Rosyid Kepala Desa Yosowilangon mengatakan ” Kami sangat berterima kasih bahwa desa kami ditunjuk pilot projek kegiatan untuk posyandu 6 spm, ini adalah progam yang baik sekali ketika kita kesulitan menerima aspirasi masyarakat melalui jaringan – jaringan LPMD ,LKMD yang sudah kita miliki.
Dengan Basis ibu – ibu atau kader – kader ini ,in syaa Allah apa yang diinginkan masyarakat lebih mudah diserap oleh pemerintahan desa dan akan kami ke musrembangdes nantinya akan kami bawa ke pemerintah daerah.
“Harapan kami semoga dengan launching ini adalah pembukaan kegiatan kita yang nantinya benar-benar bisa dilaksanakan dan bermanfaat terutama desa yosowilangon.” ujarnya.Pukul 10.19 wib.
Pemendagri Nomor 13 Tahun 2024 yang mengintegrasikan layanan kesehatan dasar dengan lima bidang pelayanan dasar lainnya.
Layanan ini bertujuan memperluas fungsi Posyandu menjadi pusat layanan terpadu yang mencakup:
1.Pendidikan
2.Kesehatan
3.Pekerjaan Umum
4.Perumahan Rakyat
5.Ketentraman
6.Sosial
Tidak hanya kesehatan tapi layanan publik dasar yang terintegrasi di tingkat RW / Desa jadi Kader selalu aktif mendata dan melaporkan kebutuhan warga ke tingkat desa seperti bansos dan kesejahteraan, PAUD, Edukasi keluarga dan literasi masyarakat, kesehatan ibu hamil, balita hingga lansia, sanitasi lingkungan, air bersih bahkan lingkungan pemukiman yang sehat, tidak lupa Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.
Tujuan utama di 6 SPM ini adalah mendekatkan pemerintah kepada masyarakat melalui satu pintu di Posyandu.
Disisi lain Agus Ketua RW XII menambahkan ” Balai RW ini berdirinya pada tahun 2010 dan perbaikan – perbaikan agar bisa berguna bagi warga sekitar dan Balai RW ini serba guna , pernah digunakan hajatan seperti pernikahan ,sunatan karena sudah ada panggungnya jadi tinggal hias seperti kuade kemanten dan sunatan.
Disini juga bapak – bapak bisa curhat terkait garasi rumah yang tidak ada lahannya , bencana dan ketertiban dan keamanan yang rawan .Ada sebagian fasum kita yang akan kita pergunakan terkait itu.
Harapan kami apabila warga butuh Balai RW ini bisa bermanfaat dipergunakan untuk seluruh warga disini dan tinggal isi kas dan ringan dikantong.” pungkasnya.
Et/Redaksi


