GRESIK, mata-peristiwa.id — Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Petrokimia Gresik untuk memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar perusahaan. Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia ini menyalurkan sebanyak 187 hewan kurban dengan nilai mencapai Rp1,8 miliar.
Program tahunan tersebut menjadi bentuk rasa syukur sekaligus apresiasi perusahaan kepada masyarakat yang selama ini mendukung operasional perusahaan, khususnya dalam menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi guna mendukung program swasembada pangan nasional.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, di Gresik, Jawa Timur, Rabu (27/5/2026), menyampaikan bahwa pemerintah terus melakukan berbagai pembenahan untuk mempermudah akses petani terhadap pupuk bersubsidi. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi faktor penting sehingga perusahaan mampu menjalankan tugas tersebut secara optimal.
“Momentum Idul Adha menjadi kesempatan bagi Petrokimia Gresik untuk berbagi sekaligus menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini mendukung perusahaan. Berkat dukungan tersebut, Petrokimia Gresik mampu menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi dengan baik sesuai target,” ujar Daconi.
Ia menambahkan, berbagai inovasi dan program yang dijalankan perusahaan turut berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas pertanian nasional. Karena itu, perusahaan berkomitmen terus menghadirkan manfaat yang lebih luas, baik bagi sektor pertanian maupun masyarakat sekitar wilayah operasional.
Penyaluran hewan kurban ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Tahun ini, sebanyak 40 ekor sapi dan 147 ekor kambing didistribusikan kepada masyarakat di wilayah Gresik, Lamongan, Surabaya, dan sekitarnya.
Hewan kurban tersebut disalurkan melalui pengurus masjid dan musala, pondok pesantren, hingga organisasi kemasyarakatan di sekitar wilayah operasional perusahaan, dengan harapan manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Daconi juga memastikan seluruh hewan kurban telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan sebelum didistribusikan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan kurban memenuhi syariat Islam sekaligus aman dikonsumsi masyarakat.
Tak hanya bernilai sosial dan keagamaan, program ini juga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sebagian hewan kurban berasal dari peternakan di Kebun Percobaan (Buncop) Petrokimia Gresik, sementara lainnya dibeli dari peternak mitra binaan perusahaan.
Dengan demikian, program kurban ini turut membantu meningkatkan usaha dan kesejahteraan peternak lokal. Et/Redaksi








