Melangkah Pasti Mengukir Prestasi: Catatan Sukses Kelulusan SMPN 29 Purworejo

PURWOREJO, MATA-PERISTIWA.ID – SMP Negeri 29 Purworejo sukses menggelar acara Purna Widya untuk siswa kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 di lingkungan sekolah, Selasa (2/6/2026). Mengusung tema “Melangkah Pasti, Mengukir Prestasi”, agenda tahunan ini diselimuti atmosfer haru sekaligus bangga setelah seluruh peserta didik yang berjumlah 129 siswa dinyatakan lulus 100 persen.

Acara pelepasan ini dihadiri langsung oleh unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspimca) Loano, jajaran kepala sekolah dasar sekitar, kepala desa, komite sekolah, hingga orang tua/wali murid. Kemeriahan acara semakin terasa lewat suguhan pentas seni karya siswa, mulai dari tari tradisional, pembacaan puisi, hingga pertunjukan musik.

Apresiasi Lulusan Terbaik dan Penobatan Student of the Year 2026

Sebagai bentuk apresiasi terhadap daya juang siswa, pihak sekolah memberikan penghargaan khusus bagi para lulusan yang mengukir prestasi gemilang. Pada kategori akademik, terdapat lima lulusan terbaik dengan raihan nilai rata-rata luar biasa:

  1. Wildy Untsa Sunnata (Rata-rata 89,23)
  2. Chika Dwi Pratiwi (Rata-rata 89,02)
  3. Sabrina Aulia Azkia (Rata-rata 88,30)
  4. Wahyu Qhoirul Anam (Rata-rata 88,24)
  5. Septiana Nurul Mufidah (Rata-rata 87,89)

Tak hanya unggul di bidang rapor, Wildy Untsa Sunnata yang juga merupakan mantan Ketua OSIS ini dinobatkan sebagai Student of the Year 2026. Penobatan ini diberikan atas keaktifan dan capaian nonakademiknya yang seimbang di sekolah.

Sementara pada kategori nonakademik, sekolah memberikan penghargaan kepada:

  • Maulana Baffa Andrian Atmaja (9C): Juara I Pencak Silat Seni Tunggal Putra O2SN Kabupaten Purworejo 2025.
  • Yusuf El Nurfirdaus (9B): Juara III Atletik POPDA Kabupaten Purworejo Cabang Lempar Cakram.
  • Tim Rebana MAPSI: Peraih Juara I Tingkat Kabupaten Purworejo tahun 2023 (Raikhan Khudhori S. dan Amsa Rizal P.) serta tahun 2024 (Wildy Untsa S., Athia Farah A., Maleka Mutiara S., Salwa, dan Zainal Muhammad R.).

Hasil Evaluasi Ketat Dewan Guru

Kepala SMP Negeri 29 Purworejo, Tutwuri Handayani, S.Si., M.Pd., menjelaskan bahwa keputusan kelulusan 100 persen ini diambil secara komprehensif melalui sidang pleno dewan guru pada Jumat sebelumnya. Penilaian didasarkan pada akumulasi nilai ujian sekolah, ujian praktik, dan rekam jejak belajar di dalam rapor.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terlaksana atas persetujuan dan dukungan dari wali murid kelas IX. Capaian akademik lulusan tahun ini cukup membanggakan, bahkan ada lima siswa yang memperoleh nilai sempurna sembilan pada hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA),” papar Tutwuri, Selasa (2/6/2026).

Terkait kelanjutan studi, Tutwuri memetakan sebagian besar alumni akan berdiaspora ke SMA Negeri 5 Purworejo, berbagai SMK di Kabupaten Purworejo, serta sejumlah sekolah negeri di wilayah Samigaluh, Kulon Progo, yang secara geografis lebih dekat dengan tempat tinggal siswa.

Strategi Baru Penerimaan Siswa Baru (SPMB)

Menghadapi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, SMPN 29 Purworejo mengambil langkah strategis dengan hanya akan menerima empat rombongan belajar (rombel) atau kelas baru, menyusut dari jumlah lulusan tahun ini yang mencapai lima kelas.

“Tahun ini yang lulus lima kelas, namun untuk tahun ajaran baru kami fokus menerima empat kelas saja. Tujuannya agar pembinaan akademik dan pendidikan karakter bisa lebih maksimal,” pungkas Tutwuri. Langkah ini diambil guna memperkuat karakter agamis di lingkungan sekolah yang religius, sehingga prestasi akademik siswa dapat berjalan beriringan dengan kesantunan akhlak.

Pentingnya Keseimbangan Adab dan Ilmu

Camat Loano, Vivin Suryandari Feriyani, S.STP., M.M., turut menyampaikan pesan mendalam bagi para generasi muda Kecamatan Loano. Ia menekankan bahwa di tengah derasnya arus teknologi global, ilmu pengetahuan yang tinggi tidak akan berarti tanpa adanya fondasi moral yang kuat.

“Adab dan etika harus selalu menyertai ilmu. Jika seseorang memiliki ilmu tetapi tidak memiliki adab, maka ia bisa menjadi pribadi yang sombong. Sebaliknya, adab tanpa ilmu juga membuat kita tertinggal,” pesan Vivin mengingatkan.

Ketua Komite Sekolah, Hadi Mustofa, bersama salah satu perwakilan lulusan, Barotul Takliyah, kompak mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kesabaran para guru yang telah membimbing siswa selama tiga tahun penuh dinamika lewat komunikasi yang harmonis. ***MS***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *