TANJUNGPINANG, MATA-PERISTIWA.ID – Personel Polsek Tanjungpinang Barat bersama Tim Inafis Polresta Tanjungpinang merespons cepat laporan penemuan jenazah seorang pria di sebuah wisma yang berlokasi di Jalan Tambak, Kelurahan Kemboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Jumat (17/7/2026).
Laporan mengenai penemuan jenazah tersebut diterima oleh SPKT Polsek Tanjungpinang Barat pada pukul 08.00 WIB. Merespons laporan tersebut, tim piket kepolisian segera meluncur ke lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna memulai proses penyelidikan.
Prosedur Penanganan TKP
Di lokasi kejadian, petugas melakukan serangkaian tindakan kepolisian yang terukur, meliputi pengamanan area, pengambilan keterangan dari saksi di sekitar lokasi, hingga koordinasi intensif dengan Tim Inafis Polresta Tanjungpinang untuk melakukan olah TKP secara mendalam.
Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Kota Tanjungpinang untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum et repertum sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian.
Hasil Penyelidikan Awal
Berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan oleh Tim Inafis di lokasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda atau bekas kekerasan fisik pada tubuh korban. Keterangan dari sejumlah saksi turut memperkuat dugaan awal bahwa korban meninggal karena sakit. Diketahui, korban sebelumnya memang sedang dalam kondisi tidak sehat dan memiliki rencana untuk segera pulang ke kampung halamannya di Sulawesi bersama pihak keluarga.
Komitmen Pelayanan Profesional
Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Malimta Bangun, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk menangani setiap laporan masyarakat dengan cepat dan profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Kami telah melakukan serangkaian langkah kepolisian, mulai dari pengamanan TKP hingga evakuasi untuk pemeriksaan medis lebih lanjut. Saat ini, peristiwa tersebut masih dalam penanganan penyidik untuk memberikan kepastian hukum,” ujar Iptu Malimta.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Masyarakat diminta untuk menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang. Hingga saat ini, situasi di lokasi penemuan jenazah tetap terpantau aman dan kondusif. (Leni)





