BANDUNG, MATA-PERISTIWA.ID – Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Pipit Rismanto, menyatakan komitmen kuat Polri dalam membasmi aksi kejahatan jalanan, khususnya begal, yang selama ini menjadi keresahan utama masyarakat Jawa Barat. Langkah ini diambil setelah pihaknya melakukan analisis mendalam melalui riset dan survei terkait harapan masyarakat terhadap keamanan wilayah.
“Sebelum bertugas di Jawa Barat, kami telah melakukan pemetaan masalah. Salah satu yang paling banyak dikeluhkan masyarakat adalah maraknya aksi begal. Oleh karena itu, pemberantasan kejahatan ini menjadi komitmen utama kami,” tegas Irjen Pol. Pipit di Bandung, Sabtu (18/7/2026).
Tindakan Tegas yang Proporsional
Menanggapi ancaman begal, Kapolda menginstruksikan seluruh personel di lapangan untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan. Meski demikian, ia menekankan bahwa ketegasan tersebut tidak boleh dilakukan secara serampangan.
Setiap tindakan kepolisian harus bersifat tegas, terukur, dan proporsional sesuai dengan tingkat ancaman di lapangan. Irjen Pol. Pipit secara tegas meluruskan bahwa tindakan tegas bukan berarti sekadar “tembak di tempat”, melainkan penegakan hukum yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi objektif saat kejadian.
“Kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menghormati hak asasi manusia (HAM). Seseorang tidak bisa langsung dicap sebagai pelaku tanpa melalui proses hukum yang benar. Tindakan petugas harus hati-hati, namun tetap tidak memberikan ruang bagi pelaku kriminal untuk mengganggu keamanan masyarakat,” ujarnya.
Kolaborasi: Kunci Responsivitas
Kapolda menyadari bahwa penanganan kejahatan jalanan tidak bisa dilakukan oleh Polri sendirian. Ia mengedepankan prinsip Responsif dan Kolaboratif sebagai strategi utama.
“Mari kita tanggulangi masalah ini bersama-sama. Kolaborasi bukan hanya antara kepolisian dengan instansi terkait dan pemerintah daerah, tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ajak Kapolda.
Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan efek pencegahan (deterrent effect) yang kuat sekaligus mempercepat proses penindakan. Dengan langkah-langkah pencegahan preventif yang dibarengi penegakan hukum yang tegas, Polda Jabar bertekad memenuhi harapan masyarakat untuk menciptakan Jawa Barat yang aman, kondusif, dan bebas dari teror kejahatan jalanan. (Red)





