GRESIK, MATA-PERISTIWA.ID – Menjaga keharmonisan dan memperkuat soliditas internal tim menjadi salah satu kunci utama kesuksesan sebuah perusahaan. Komitmen tersebut ditunjukkan oleh Direktur Utama PT Aqilah Duta Balisfah, Muhamad Hidayat, yang baru-baru ini menggelar acara makan siang bersama seluruh jajaran perwakilan karyawan dari berbagai divisi.
Agenda penuh kehangatan dan kebersamaan ini dilangsungkan di Rumah Makan Prasmanan Djogloo, yang berlokasi di Jalan Fatimah binti Maimun, Kabupaten Gresik.
Acara yang dikemas dalam suasana santai namun tetap produktif ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan kunci dari tiap lini perusahaan, di antaranya:
-
M. Dafir (Perwakilan Divisi PBM)
-
Adi Wiharso (Perwakilan Divisi EMKL)
-
Yudi Riyantono (Perwakilan Divisi Keuangan)
Diskusi Hangat di Tengah Penyesuaian Regulasi Lapangan
Selain menjadi ajang mempererat tali silaturahmi serta merawat komunikasi antardivisi, momen santap siang bersama ini juga dimanfaatkan secara optimal untuk membahas isu-isu strategis perusahaan. Fokus utama perbincangan tertuju pada upaya adaptasi sistem kerja di lapangan seiring adanya penyesuaian regulasi baru yang diberlakukan oleh PT Petrokimia, menyusul dinamika dan pergantian kepemimpinan di tubuh perusahaan BUMN tersebut.
Suasana cair yang terbangun selama acara terbukti efektif mencairkan ketegangan, sehingga berbagai tantangan operasional di lapangan dapat dibahas secara terbuka dan solutif.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin membangun sinergi yang jauh lebih kuat di internal tim. Suasana santai terbukti membuat diskusi mengenai regulasi baru di lapangan—khususnya terkait penyesuaian kerja sama dengan PT Petrokimia—dapat dibahas secara lebih terbuka, cair, dan cepat menemui solusi terbaik demi kelancaran operasional bersama,” ungkap perwakilan manajemen PT Aqilah Duta Balisfah.
Soliditas Tim Kunci Hadapi Tantangan ke Depan
Melalui pelaksanaan agenda silaturahmi dan konsolidasi informal ini, manajemen berharap seluruh divisi di bawah naungan PT Aqilah Duta Balisfah semakin solid, tanggap dalam beradaptasi dengan aturan anyar di mitra kerja strategis, serta konsisten meningkatkan standar profesionalisme layanan ke depannya. (Ibnu / Et / Red)





