BANDUNG, MATA-PERISTIWA.ID – Masyarakat di berbagai wilayah Jawa Barat bersiap menyambut peringatan Rebo Wekasan (Rebo Wakasan) yang jatuh pada hari Rabu, 12 Agustus 2026, atau bertepatan dengan tanggal 28 Safar 1448 Hijriah.
Tradisi yang digelar pada hari Rabu terakhir di bulan Safar ini dipelihara secara turun-temurun oleh masyarakat Tatar Pasundan sebagai momentum penguatan spiritual, silaturahmi, serta permohonan keselamatan.
Filosofi dan Amalan Utama Rebo Wekasan
Tradisi Rebo Wekasan diisi oleh sebagian masyarakat Nusantara dengan berbagai amalan ibadah serta kegiatan sosial. Ritual ini menjadi simbol ikhtiar batiniah untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT agar terhindar dari segala bentuk musibah dan marabahaya (tolak bala).
Rangkaian amalan utama yang umum dilaksanakan warga di Jawa Barat antara lain:
-
Shalat Sunnah Mutlak: Dilaksanakan secara individu maupun berjemaah di masjid, musala, dan pesantren sebagai sarana mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
-
Panjatan Doa Tolak Bala: Membaca doa khusus, Surah Yasin, serta zikir bersama guna memohon keselamatan bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
-
Tradisi Sedekah & Pembuatan Apem: Warga saling berbagi makanan, khususnya kue apem tradisional, kepada tetangga dan kerabat sebagai wujud rasa syukur dan penguat tali silaturahmi.
“Rebo Wekasan menjadi refleksi keagamaan dan kebudayaan yang sarat makna. Melalui doa bersama dan sedekah, masyarakat diajak mempererat kebersamaan sekaligus menjaga tradisi kearifan lokal yang telah ada sejak era leluhur,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat di Jawa Barat.
Antusiasme Warga Menjaga Tradisi Lokal
Sejumlah daerah di Jawa Barat seperti Cirebon, Indramayu, Garut, Sumedang, Majalengka, Kuningan, Sukabumi, hingga Tasikmalaya, Ciamis dan Pangandaran rutin menggelar tradisi ini dengan ciri khas masing-masing, mulai dari pembacaan doa bersama hingga pembagian air doa (banyu azimat).
Melalui momentum Rebo Wekasan 2026 ini, masyarakat berharap ketenteraman, keberkahan, serta kedamaian senantiasa menaungi wilayah Jawa Barat dan Indonesia pada umumnya. ***





