CIAMIS, MATA-PERISTIWA.ID – Melanjutkan rangkaian kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis menggelar perayaan pelestarian budaya dan tradisi lokal pada Selasa (18/8/2026).
Kegiatan semarak kemerdekaan yang digagas oleh perangkat daerah pelestari budaya dan pemuda ini dipusatkan pelaksanaannya mulai dari pagi hingga sore hari.
Berdasarkan publikasi resmi Disbudpora Ciamis, rangkaian kegiatan Agustusan kali ini dibagi menjadi dua sesi utama yang menampilkan kekayaan tradisi lokal Tatar Galuh.
Jadwal dan Rangkaian Acara Agustusan Disbudpora Ciamis:
-
Sesi Pagi – Siang (Eksplorasi Seni Golewang): Rangkaian acara dibuka dengan kegiatan bertajuk Golewang.
-
Sesi Siang – Sore (Pesta Rakyat): Kemeriahan dilanjutkan dengan atraksi rakyat Ribut Lauk dan tradisi Ngubek Balong Merdeka.
Mengenal Golewang dan Antusiasme Pesta Rakyat
Istilah Golewang memiliki akar yang kuat dalam tradisi seni masyarakat Ciamis. Dalam catatan Hajat Bumi Desa Jagabaya, Golewang dikenal sebagai salah satu lagu pengiring dalam kesenian Tayub tradisional yang dijaga kelestariannya bersama lagu Titipati dan Rajapulang.
Meski berakar dari kesenian Tayub, pihak Disbudpora belum merinci format spesifik pertunjukan Golewang yang diadaptasi dalam semarak kemerdekaan tahun ini, sehingga memicu rasa penasaran masyarakat dan budayawan setempat.
Setelah sesi seni budaya di pagi hari, puncak keriuhan diproyeksikan terjadi pada siang hingga sore hari lewat tradisi Ribut Lauk dan Ngubek Balong Merdeka. Tradisi menangkap ikan bersama-sama ini dikenal sebagai simbol kegotongroyongan dan kegembiraan rakyat dalam merayakan kemerdekaan.
Rangkaian acara hari ini merupakan puncak kelanjutan dari rentetan agenda “Agustusan Disbudpora” yang telah berjalan sebelumnya. Beberapa hari terakhir, Disbudpora Ciamis telah sukses menyelenggarakan ajang adu bakat seperti Maca Sajak dan Fashion Show Cosplay Kemerdekaan.
Mengingat rangkaian acara baru berjalan pada Selasa (18/8/2026) hari ini, data rekapitulasi jumlah peserta, keseruan perlombaan, hingga hasil akhir kemeriahan pesta rakyat masih terus dihimpun oleh pihak penyelenggara.
(HD/Mata-Peristiwa)





