BANDUNG, MATA-PERISTIWA.ID – Perusahaan Umum (Perum) Bulog Cabang Bandung menjamin ketersediaan stok beras aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat di wilayah Bandung Raya hingga akhir tahun 2026.
Pimpinan Bulog Cabang Bandung, Yanto Nurdianto, mengonfirmasi bahwa per Kamis (27/8/2026), cadangan beras yang dikuasai Bulog mencapai 25 ribu ton. Jumlah tersebut dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga hingga akhir Desember 2026.
“Bulog Cabang Bandung pada saat ini memiliki stok kurang lebih 25 ribu ton. Stok tersebut akan terus bertambah karena proses penyerapan gabah dari petani lokal masih terus berjalan,” ujar Yanto di Bandung, Jawa Barat.
Penyerapan Gabah Petani Capai 93 Persen
Yanto menjelaskan, kekuatan cadangan pangan daerah diperkirakan akan makin solid seiring berlanjutnya proses penyerapan gabah dan beras hasil panen petani hingga penghujung tahun.
Saat ini, capaian penyerapan gabah oleh Bulog Bandung telah menyentuh angka 93 persen dari target keseluruhan sebesar 72 ribu ton.
“Mudah-mudahan target penyerapan gabah terpenuhi penuh. Sampai akhir tahun, Bulog Bandung masih terus menambah stoknya,” tambahnya. Ia juga menegaskan bahwa apabila terjadi lonjakan kebutuhan, Bulog Bandung siap menerima pasokan tambahan dari jaringan Kantor Bulog lain di wilayah Jawa Barat.
Amankan Pasokan SPHP dan Operasi Pasar
Ketersediaan pasokan yang melimpah ini juga dipastikan cukup untuk mendukung kelancaran penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Guna mengendalikan harga di tingkat konsumen, Bulog Bandung menjalankan serangkaian intervensi pasar:
-
Distribusi Pasar Retail: Menggelontorkan beras SPHP secara rutin ke pasar-pasar tradisional hingga ritel modern di seluruh Kota Bandung.
-
Operasi Pasar Murah: Berkolaborasi dengan pemerintah daerah menyelenggarakan operasi pasar beras murah dengan patokan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Menutup keterangannya, Yanto mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying).
“Untuk masyarakat saat ini kami menyarankan tidak perlu panic buying. Tidak perlu ada kekhawatiran karena stok beras di Bandung Raya sangat aman,” pungkasnya.




