SORONG, MATA-PERISTIWA.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kampung Ainod, Distrik Sifat, Kabupaten Maybrat, telah sepenuhnya aman dan terkendali. Pernyataan ini dikeluarkan pasca insiden penyerangan yang melukai tiga orang warga sipil pada Sabtu (22/8/2026).
Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas kasus tersebut melalui penyelidikan ilmiah di Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta pengumpulan bukti medis para korban.
Langkah Konkret Penyelidikan Kepolisian di Maybrat
Guna mengungkap dalang dan modus di balik insiden ini, tim penyidik gabungan telah mengambil sejumlah langkah strategis:
-
Identifikasi dan Perawatan Korban: Tiga warga yang mengalami luka-luka telah teridentifikasi, yakni Silvester Asem, Selfiana Sory, dan Anike Fatie. Seluruh korban saat ini mendapatkan penanganan medis secara intensif.
-
Olah TKP Mendalam: Tim ahli mengumpulkan bukti-bukti fisik di lokasi kejadian guna merekonstruksi kronologi peristiwa secara akurat.
-
Penegakan Hukum Transparan: Pihak kepolisian menjamin proses pemeriksaan berjalan objektif, terbuka, dan sesuai dengan regulasi hukum yang berlaku.
Masyarakat Diimbau Tidak Terprovokasi Isu Hoaks
Menyikapi perkembangan situasi, kepolisian mengimbau seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Maybrat untuk tetap tenang dan menjaga situasi wilayah agar tetap kondusif.
Warga diminta untuk menyaring setiap informasi yang beredar dan tidak mudah terprovokasi oleh isu bohong (hoax) yang sengaja diembuskan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan penanganan kasus ini secara terbuka kepada publik.




