Gresik , mata- peristiwa id – Komitmen menciptakan lingkungan yang sehat terus diwujudkan oleh Komnas Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup (PPLH) Kabupaten Gresik.
Ketua Komnas PPLH Gresik, Hilal Ulfi, bersama Kabid Komunikasi dan Investigasi, Yulianto, melakukan peninjauan langsung ke lokasi usaha produksi tempe milik pelaku UMKM di Jalan Ibrahim Zahier 1 Gang 2 RT 06/RW 04, Kelurahan Singosari Kec.Kebomas Kab.Gresik. Rabu Malam (10/06/2026).
Dalam kunjungan tersebut, tim Komnas PPLH memberikan edukasi dan pendampingan terkait tata cara pengelolaan air limbah hasil produksi tempe agar memenuhi baku mutu lingkungan dan tidak mencemari kawasan permukiman sekitar.
Hilal Ulfi menegaskan bahwa usaha yang sehat harus berjalan seiring dengan lingkungan yang sehat. Menurutnya, pengelolaan limbah yang baik menjadi kunci agar aktivitas usaha tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.
“Tempe sehat, yang makan sehat, dan lingkungannya juga harus sehat. Karena itu kami mendorong pelaku usaha untuk memiliki sistem pengolahan limbah yang baik, sehingga tidak menimbulkan bau menyengat maupun pencemaran lingkungan,” ujarnya.Pukul 19.30 wib.
Ia menjelaskan, Komnas PPLH kini mengedepankan paradigma baru, yakni tidak hanya sebagai pemantau, tetapi juga sebagai mitra solusi bagi masyarakat dan pelaku usaha. Melalui program 3P (Pendampingan, Pembinaan, dan Perizinan), pihaknya siap membantu UMKM dalam menerapkan pengelolaan lingkungan yang sesuai aturan.
Dalam dialog dengan pelaku usaha, Hilal menyarankan agar limbah produksi ditampung pada bak atau penampungan khusus sebelum dimanfaatkan atau diolah lebih lanjut. Langkah tersebut dinilai mampu mengurangi potensi pencemaran sekaligus menjaga kenyamanan warga sekitar.
Sementara itu, pengusaha tempe Rudi mengakui bahwa pengelolaan limbah menjadi perhatian penting dalam keberlangsungan usahanya. Ia menyambut baik masukan yang diberikan Komnas PPLH sebagai upaya meningkatkan kualitas produksi sekaligus menjaga lingkungan.
Senada dengan itu, pelaku usaha tempe lainnya, Dimas, menyampaikan apresiasinya atas pendampingan yang diberikan. Menurutnya, edukasi mengenai pengolahan limbah sangat membantu UMKM dalam memahami tata kelola lingkungan yang benar.
“Kami berterima kasih atas arahan dan pendampingan dari Komnas PPLH. Harapannya usaha kami bisa terus berkembang tanpa mengganggu lingkungan maupun masyarakat sekitar,” ungkap Dimas.
Melalui kegiatan tersebut, Komnas PPLH Gresik berharap semakin banyak pelaku UMKM yang sadar akan pentingnya pengelolaan limbah yang baik, sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan hidup.( Et )








