ITS Dampingi Desa Balong Tunjung Kembangkan Ekosistem Wisata Halal dan Pangan Lokal

GRESIK, MATA-PERISTIWA.ID – Pemerintah Desa Balong Tunjung, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal.

Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), khususnya dalam pengembangan ekosistem wisata halal dan ekonomi kreatif berbasis pangan lokal.

‎Kegiatan tersebut diwarnai dengan lomba cipta menu olahan pangan lokal yang melibatkan kader PKK dan masyarakat Desa Balong Tunjung. Kehadiran tim dosen dan mahasiswa ITS menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat sekaligus pendampingan pengembangan potensi desa.

‎Kepala Desa Balong Tunjung, Eko Budianto, S.AP, menyampaikan apresiasi kepada ITS, para dosen, mahasiswa, kader PKK, serta masyarakat yang telah mendukung kegiatan tersebut.

‎“Terima kasih kepada Universitas ITS yang telah memberikan dukungan dan pendampingan kepada Desa Balong Tunjung. Semoga apa yang kita perjuangkan bersama dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat,” ujar Eko.

‎Menurutnya, Pemerintah Desa berkomitmen mendorong masyarakat agar semakin mandiri dan mampu mengembangkan kegiatan produktif yang dapat memperkuat perekonomian keluarga.

‎Ia juga berharap kolaborasi dengan ITS dapat terus berlanjut sehingga berbagai potensi Desa Balong Tunjung dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Acara dihadiri Drs.Zainul Muhibbin M.Fil.I Dosen ITS , dr.Sonny Fadly M.IST.M.Ked .Kin Sp.OG beserta Staf , Eko Budianto S.AP Kepala Desa Balong Tunjung , Sri Wahyuni Tim PKK dan anggota.

‎Sementara itu, Ketua PKK Desa Balong Tunjung, Sri Wahyuni, menyambut baik kedatangan tim dosen dan mahasiswa ITS. Ia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan ITS yang memilih Desa Balong Tunjung sebagai salah satu lokasi pengembangan program wisata halal.
‎“Program dari ITS ini sungguh luar biasa. Kami sangat bangga Desa Balong Tunjung terpilih untuk mendapatkan pendampingan pengembangan ekosistem wisata halal,” kata Sri Wahyuni.

‎Ia menjelaskan, salah satu bentuk dukungan tersebut berupa pembangunan fasilitas yang nantinya diarahkan untuk mendukung konsep wisata halal sekaligus pengembangan ekonomi kreatif masyarakat.
‎Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai kegiatan ekonomi produktif.

‎Sri Wahyuni juga mengajak seluruh masyarakat, termasuk RT dan RW, untuk bersama-sama menjaga dan merawat bantuan maupun fasilitas yang telah diberikan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
‎“Jangan sampai bantuan yang sudah diberikan justru tidak terawat. Mari kita sama-sama menjaga dan merawat sehingga bisa terus bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

‎Dalam kegiatan tersebut, antusiasme kader PKK dan masyarakat juga terlihat dalam lomba cipta menu olahan pangan lokal. Berbagai menu kreatif disiapkan dengan memanfaatkan bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar.

‎Sri Wahyuni memberikan apresiasi terhadap kreativitas para peserta yang telah mempersiapkan menu dengan penuh kesungguhan.
‎Ia berharap hasil kreativitas tersebut tidak berhenti sebagai perlombaan, tetapi dapat dikembangkan menjadi menu pangan yang memiliki manfaat bagi masyarakat.


‎‎“Harapan kami, menu-menu ini nantinya bisa dimanfaatkan untuk PMT lokal, Posyandu, serta mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak,” jelasnya.

‎Ia menilai pemanfaatan pangan lokal untuk program pemberian makanan tambahan dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

‎Dari pihak ITS, Drs Zainul Muhibbin, salah satu dosen yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengatakan bahwa kehadiran tim ITS merupakan bagian dari pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.

‎“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih karena telah disambut dengan baik. Kami senang dapat hadir di Desa Balong Tunjung dan melaksanakan kegiatan bersama masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap berbagai kegiatan yang dilaksanakan melalui kolaborasi ITS dan Desa Balong Tunjung dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam pengembangan potensi masyarakat dan desa.

Selanjutnya dr.Sonny Fadly M.IST M.Ked .Kin Sp.OG memaparkan menyiapkan generasi dan sehat sejak dalam kandungan.

Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat potensi pangan lokal, meningkatkan kreativitas masyarakat, serta membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif dan wisata halal di Desa Balong Tunjung.

‎Dengan dukungan pemerintah desa, PKK, masyarakat, serta pendampingan akademisi dari ITS, Desa Balong Tunjung diharapkan mampu mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.(Et)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *