SAMOSIR, MATA-PERISTIWA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir resmi menerima kedatangan 2.372 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Negeri Medan (UNIMED), Senin (6/7/2026). Jumlah ini tercatat meningkat signifikan hampir 300 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Ribuan mahasiswa tersebut diserahkan langsung oleh pihak UNIMED kepada Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, dalam upacara penyambutan di Halaman Kantor Bupati Samosir. Nantinya, para mahasiswa ini akan tersebar di 59 desa dan menjalani masa pengabdian selama 50 hari, hingga 15 Agustus 2026.
Bukti Sinergi Pendidikan dan Pembangunan
Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UNIMED yang menjadikan Samosir sebagai lokasi prioritas KKN. Menurutnya, hal ini merupakan wujud nyata implementasi nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Samosir dan UNIMED.
“Jadikan KKN ini pengalaman berharga. Berbaurlah dengan masyarakat, berikan inovasi, dan pelajari potensi serta tantangan di desa. Masukan kalian sangat berarti bagi kami dalam menyusun arah pembangunan daerah ke depan,” ujar Ariston saat memberikan sambutan.
Ia juga mengajak para mahasiswa untuk menjadi “duta promosi” bagi Samosir. “Nikmati keindahan alam kami, dan viralkan sisi positif Kabupaten Samosir kepada dunia luar. Kami menerima kalian dengan tangan terbuka,” tambahnya.
Peningkatan Kepercayaan dari UNIMED
Koordinator KKN UNIMED, Julpan Hery, mengungkapkan bahwa Samosir merupakan salah satu daerah dengan penempatan mahasiswa terbanyak dari lima kabupaten sasaran KKN tahun ini. Kenaikan jumlah peserta yang mencapai 300 persen menunjukkan tingginya minat mahasiswa dan kepercayaan pihak kampus terhadap keramahan serta potensi Samosir sebagai mitra strategis pengabdian.
“Terima kasih atas sambutan yang luar biasa ini. Kami menitipkan anak didik kami kepada Pemerintah Kabupaten Samosir. Kami berharap mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmunya untuk mengembangkan potensi desa serta membangun komunikasi yang harmonis dengan perangkat desa dan masyarakat setempat,” jelas Julpan.
Harapan bagi Pembangunan Berkelanjutan
Pelaksanaan KKN ini diharapkan tidak hanya menjadi syarat akademis bagi mahasiswa, tetapi juga melahirkan rekomendasi serta inovasi nyata bagi masyarakat desa. Dengan kolaborasi lintas sektor ini, Pemkab Samosir optimis dapat mempercepat pembangunan daerah yang berkelanjutan melalui pendekatan berbasis data dan kebutuhan lapangan dari para akademisi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Hotraja Sitanggang, Kepala Bapperida Rajoki Simarmata, serta jajaran dosen pembimbing lapangan dari UNIMED.
(S. Zebua)





