Kebakaran Lahan Kosong di Ciwidey Berhasil Dipadamkan, Diduga Dipicu Puntung Rokok

BANDUNG, MATA-PERISTIWA.ID – Kebakaran melanda lahan kosong milik warga di Kampung Pangauban, RT 003/RW 005, Desa Sukawening, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Senin (7/9/2026) sore.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 15.50 WIB dan pertama kali diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat kepada pihak Kepolisian Sektor Ciwidey.

Kapolsek Ciwidey AKP Joko Prihatin, S.H. mengatakan, lahan yang terbakar memiliki luas sekitar 4 x 500 meter. Lokasi kebakaran berjarak kurang lebih 200 meter dari permukiman warga.

“Setelah mendapatkan laporan, anggota Polsek Ciwidey langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan bersama pihak terkait,” ujar Joko.

Petugas bersama Dinas Pemadam Kebakaran PACIRA dan warga sekitar kemudian berjibaku memadamkan api. Berkat upaya tersebut, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.15 WIB.

Berdasarkan informasi awal di lokasi, kebakaran diduga bermula dari puntung rokok yang ditinggalkan oleh warga yang melintas di sekitar area lahan. Kondisi lahan yang diduga terdapat material mudah terbakar membuat api dengan cepat merambat.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Warga bersama petugas juga memastikan api tidak kembali menjalar ke area permukiman di sekitar lokasi.

Bacaan Lainnya

Polsek Ciwidey selanjutnya melakukan status quo di lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Ciwidey dan Pemerintah Desa Sukawening.

Selain itu, kepolisian memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di area lahan kering yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Alhamdulillah api dapat segera dikendalikan sehingga tidak sampai merambat ke permukiman warga. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *