BINTAN, MATA-PERISTIWA.ID – Dalam rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 wilayah Kodim 0315/Tanjungpinang, Satuan Tugas (Satgas) TMMD menunjukkan komitmen kuat terhadap kelestarian lingkungan dengan menggelar aksi penanaman pohon mangrove berskala besar di pesisir Kabupaten Bintan.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara TNI Angkatan Darat dan PT. Bintan Inti Industrial Estate (BIEE), yang dilaksanakan di kawasan Teluk Diraja, Kampung Raja, RT 003 RW 002, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan.
Mengusung tema besar TMMD ke-129, yaitu “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri, Dari Desa”, aksi penanaman mangrove ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tidak hanya terfokus pada infrastruktur fisik semata, melainkan juga menyentuh aspek vital keberlanjutan ekosistem demi kesejahteraan masyarakat desa di masa depan.
Komandan Satgas Kolonel Inf Abdul Hamid S.I.P, TMMD ke-129 Kodim 0315/Tanjungpinang, dalam keterangannya di lokasi kegiatan, menegaskan pentingnya sinergi antar semua elemen dalam menjaga lingkungan.
“Kolaborasi ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dan pihak swasta (PT. BIEE). Melalui penanaman mangrove ini, kita tidak hanya menanam pohon, tetapi sedang menanam harapan untuk menjaga garis pantai dari abrasi, melestarikan habitat biota laut, dan pada akhirnya meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir melalui potensi ekowisata dan hasil laut yang terjaga,” ujar Dansatgas.
Keterlibatan PT. BIEE dalam kegiatan ini mempertegas peran aktif dunia usaha dalam mendukung program TMMD dan pembangunan daerah. Manajemen PT. BIEE menyatakan bahwa partisipasi ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam pelestarian lingkungan hidup di wilayah operasionalnya.
Aksi lingkungan ini diikuti dengan antusias oleh ratusan peserta, yang terdiri dari personel Satgas TMMD ke-129, karyawan PT. BIEE, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Seri Kuala Lobam, perangkat Desa Busung, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.
Ribuan bibit mangrove jenis Rhizophora ditanam bersama-sama di area berlumpur pesisir Teluk Diraja. Semangat gotong royong sangat terasa, menggambarkan kesatuan langkah antara TNI, swasta, dan masyarakat dalam membangun negeri, dimulai dari pelestarian lingkungan desa mereka sendiri.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan ekosistem pesisir di Desa Busung akan semakin kuat, memberikan manfaat jangka panjang bagi mitigasi bencana abrasi dan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang bergantung pada sumber daya laut. TMMD ke-129 terus melangkah, membangun infrastruktur, menguatkan SDM, dan menjaga alam demi kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Leni)





