MEDAN, MATA-PERISTIWA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir kembali unjuk gigi dalam ajang bergengsi Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50. Bertempat di Komplek PRSU, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan, kegiatan ini resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Jumat (3/7/2026).
PRSU yang mengusung tema “Harmoni Emas” ini akan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2026. Memasuki usia setengah abad, ajang ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi, promosi investasi, serta memamerkan produk unggulan daerah di seluruh Sumatera Utara.
Etalase Potensi Lokal Samosir
Dalam paviliun pameran yang disiapkan, Pemkab Samosir memamerkan berbagai kekayaan daerah sebagai daya tarik utama, di antaranya:
-
Produk UMKM & Kerajinan: Ukiran kayu khas Batak dan tenun tradisional Samosir yang bernilai seni tinggi.
-
Komoditas Pertanian Unggulan: Bawang merah, kentang, alpukat, dan beras merah kualitas premium.
Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir, Marudut Tua Sitinjak, hadir langsung bersama Ketua TP PKK Kabupaten Samosir, Ny. Kennauli Ariston T. Sidauruk, serta jajaran pimpinan OPD lainnya untuk mendukung promosi potensi daerah ini.
“Partisipasi ini adalah langkah nyata kami untuk memperluas akses pasar bagi produk lokal Samosir. Kami ingin investor dan wisatawan lebih mengenal kualitas produk serta destinasi unggulan kami,” ujar perwakilan rombongan Pemkab Samosir.
Semangat “Harmoni Emas” untuk Kemajuan
Wakil Gubernur Sumatera Utara dalam sambutannya menekankan bahwa tema “Harmoni Emas” bukan sekadar seremoni. “Harmoni” melambangkan kekuatan persatuan dari keberagaman suku dan budaya di Sumut, sementara “Emas” melambangkan optimisme dan kualitas menuju daerah yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
“PRSU kini telah bertransformasi menjadi instrumen pembangunan ekonomi. Ini adalah ruang pertemuan antara pemerintah, dunia usaha, investor, dan generasi muda untuk menciptakan ekosistem ekonomi baru,” jelas Wagub.
Lebih lanjut, Wagub menyoroti keberhasilan event internasional seperti F1 Powerboat dan Toba Caldera Geopark Trail of the Kings (TOTK) sebagai bukti bahwa sektor pariwisata dan olahraga mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang efektif bagi daerah-daerah di sekitar kawasan Danau Toba, termasuk Samosir.
Harapan untuk Ekonomi Berkelanjutan
Penyelenggaraan PRSU ke-50 diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi nyata, mulai dari peningkatan transaksi perdagangan hingga lahirnya kerja sama investasi baru. Pemprov Sumut berkomitmen untuk terus menjaga iklim investasi yang sehat dan mendukung UMKM agar lebih inovatif.
Bagi Pemkab Samosir, keikutsertaan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi produk unggulan Samosir agar semakin dikenal luas dan mampu bersaing di pasar yang lebih besar, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Negeri Indah Kepingan Surga.
(S. Zebua)





