Polsek Paseh Tertibkan Knalpot Brong di SMPN 1 Paseh, 17 Unit Diamankan

PASEH, MATA-PERISTIWA.ID – Guna menciptakan keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar, jajaran Polsek Paseh melaksanakan operasi penertiban kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong). Penertiban ini menyasar lingkungan SMP Negeri 1 Paseh pada Jumat (24/07/2026).

Kegiatan preventif tersebut mendapat dukungan penuh dari Kepala SMP Negeri 1 Paseh beserta jajaran guru. Sinergi antara pihak sekolah dan kepolisian ini dibangun sebagai langkah nyata untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini kepada para peserta didik.

Jaring Belasan Knalpot Brong

Dalam razia dan pemeriksaan yang dilakukan di area sekolah, petugas berhasil menjaring dan mengamankan 17 unit knalpot brong yang terpasang pada kendaraan milik para pelajar.

Sebagai bentuk pembinaan, para pelajar pemilik kendaraan tidak langsung dikenai sanksi berat. Mereka diberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya menggunakan kelengkapan berkendara sesuai standar nasional. Selanjutnya, para siswa diminta untuk mengganti langsung knalpot brong tersebut dengan knalpot standar pabrikan sebelum kendaraannya diizinkan untuk digunakan kembali.

Komitmen Kepolisian dan Apresiasi Sekolah

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., melalui Kapolsek Paseh AKP Hario Edi Wibowo, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelajar terhadap keselamatan di jalan raya. Selain itu, penertiban ini juga difokuskan untuk menjaga kenyamanan masyarakat dari polusi suara atau kebisingan yang ditimbulkan oleh penggunaan knalpot brong.

“Kami mengapresiasi dukungan dari pihak SMP Negeri 1 Paseh yang telah bekerja sama dengan baik dalam pelaksanaan kegiatan ini. Diharapkan para pelajar semakin disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar AKP Hario Edi Wibowo.

Melalui kegiatan pembinaan berkala seperti ini, Polsek Paseh berharap tercipta lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif. Lebih jauh lagi, para pelajar diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan raya.

Bacaan Lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *