BALIGE, MATA-PERISTIWA.ID – Momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 diwarnai suasana penuh haru di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige. Dalam acara tersebut, pihak rutan memberikan Pengurangan Masa Pidana (PMP) kepada dua orang Anak Binaan yang dinilai telah memenuhi persyaratan administratif maupun substantif sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemberian remisi khusus ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen Sonar Rumbiak. Dalam arahannya, Valen menegaskan bahwa pengurangan masa pidana bukan sekadar bentuk pemotongan hukuman, melainkan wujud penghargaan negara kepada Anak Binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku positif serta aktif mengikuti seluruh program pembinaan yang diselenggarakan rutan.
Prosesi Cuci Kaki yang Menguras Air Mata
Puncak keharuan dalam acara peringatan Hari Anak Nasional di Rutan Balige terjadi tatkala pihak rutan menghadirkan orang tua dari para Anak Binaan. Dalam sesi tersebut, dilaksanakan prosesi sakral berupa pencucian kaki orang tua oleh anak-anak mereka.
Prosesi ini sarat dengan makna filosofis sebagai simbol penghormatan mendalam, wujud penyesalan atas kesalahan masa lalu, serta tekad kuat dari para Anak Binaan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, jujur, dan bertanggung jawab setelah kembali ke tengah masyarakat. Suasana berubah khidmat dan diselimuti tangis haru tatkala anak-anak memeluk orang tua mereka di ruang pembinaan.
Komitmen Pembinaan Berbasis Karakter
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Balige kembali menegaskan komitmennya untuk konsisten menghadirkan sistem pemasyarakatan yang humanis. Pembinaan yang diberikan tidak hanya berfokus pada aspek administratif, melainkan berorientasi pada pemulihan mental, pembentukan karakter, serta pemenuhan hak-hak dasar Anak Binaan agar kelak siap berintegrasi secara positif dengan masyarakat.
Semangat pelayanan dan pemasyarakatan tersebut senantiasa berpedoman pada nilai-nilai utama rutan: Rutan Balige Kolaboratif, Edukatif, Responsif, Amanah, dan Sinergi.
(S. Zebua)





