Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Turnamen Tenis Meja Piala Kapolsek Gresik Kota Diikuti 131 Peserta

GRESIK, MATA-PERISTIWA.ID – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polsek Gresik Kota menggelar turnamen tenis meja yang unik dan meriah. Sebanyak 131 peserta dari berbagai kelompok usia unjuk gigi dalam kompetisi yang berlangsung di Gedung SMK NU Trate, Kabupaten Gresik, Minggu (14/6/2026).

Turnamen tenis meja Piala Kapolsek Gresik Kota 2026 ini digelar gratis tanpa dipungut biaya pendaftaran. Uniknya, setiap peserta diwajibkan membawa hadiah barang senilai minimal Rp20 ribu untuk saling ditukar antar-peserta demi membangun semangat kebersamaan.

Kapolsek Gresik Kota, Iptu Muhamad Kevin Ramadhan, menjelaskan bahwa kompetisi ini menggunakan sistem gugur (knock-off). Langkah ini diambil untuk memacu adrenalin dan sportivitas tinggi di setiap pertandingan.

“Peserta yang kalah langsung gugur. Bagi pemenang juara pertama, kami sudah menyiapkan piala resmi, medali, serta uang pembinaan senilai Rp1 juta,” ujar Iptu Kevin Ramadhan, Minggu (14/6/2026).

Tukar Kado untuk Perkuat Kemitraan Kamtibmas

Keterlibatan aktif petugas kepolisian dalam dunia olahraga ini bertujuan untuk mempererat kemitraan dengan masyarakat. Konsep unik tukar kado menjadi instrumen efektif untuk mencairkan suasana dan membangun komunikasi yang lebih cair.

Melalui turnamen ini, jajaran Polsek Gresik Kota menitipkan beberapa harapan penting bagi lingkungan: Memperkuat hubungan emosional yang solid antara TNI, Polri, dan seluruh warga; Menciptakan lingkungan yang rukun guna meminimalisasi potensi gangguan keamanan atau tindakan kriminal; dan Membuka ruang komunikasi interaktif agar masyarakat tidak ragu melapor jika terjadi potensi konflik.

“Harapan ke depan, warga masyarakat Gresik Kota semakin guyub dan rukun. Jika terjadi gangguan kamtibmas, warga bisa langsung menyampaikannya kepada kami secara cepat,” tambah Iptu Kevin.

Bacaan Lainnya

Jaring Bibit Atlet Muda Berbakat Gresik

Penyelenggaraan turnamen tenis meja ini juga mendapat apresiasi tinggi dari organisasi induk olahraga daerah. Kompetisi ini dinilai menjadi angin segar bagi pembinaan atlet tenis meja lokal.

Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Gresik, Adenan Harianto, menyambut antusiasme tinggi para peserta. Agenda ini menjadi panggung strategis dalam menjaring potensi atlet masa depan.

“Turnamen seperti ini bisa menjadi ajang unjuk gigi bagi para generasi muda. Di sini mental bertanding anak-anak bisa teruji, dan hasil terbaik nanti akan kita dorong menjadi atlet perwakilan Kabupaten Gresik,” pungkas Adenan. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *