Gresik ,mata-peristiwa.id – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0817/Gresik terus mengebut pengerjaan normalisasi Waduk Lingsir di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik.
Normalisasi dilakukan dengan mengeruk sedimentasi yang sudah menumpuk serta memperluas area waduk. Tumpukan lumpur dan pendangkalan selama bertahun-tahun membuat daya tampung waduk berkurang, sehingga pasokan air ke lahan pertanian warga kerap tersendat saat musim tanam.
Dansatgas TMMD 128 Kodim 0817/Gresik, Letkol Inf. Fadly S. Karamaha, mengatakan normalisasi Waduk Lingsir menjadi sasaran fisik prioritas karena fungsinya yang vital bagi warga.
“Normalisasi Waduk Lingsir ini bertujuan untuk mendukung kelancaran irigasi persawahan warga Desa Slempit dan sekitarnya. Kalau irigasi lancar, kebutuhan air tercukupi, maka hasil panen petani akan lebih optimal,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Letkol Fadly menegaskan, pengerjaan normalisasi waduk merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan. Hal ini sejalan dengan program Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) yakni Manunggal Pangan.
“Program TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tapi juga memastikan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Dengan waduk yang kembali normal, kami harap produktivitas pertanian meningkat dan kesejahteraan petani ikut terangkat,” tegasnya.
Saat ini alat berat milik TNI terus bekerja mengeruk sedimentasi dan melebarkan tanggul waduk. Warga Desa Slempit pun turut bergotong-royong membantu personel Satgas TMMD di lapangan.
Program TMMD 128 Kodim 0817/Gresik sendiri berlangsung selama 30 hari dan menargetkan sejumlah pembangunan fisik maupun non-fisik untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Gresik.(Et)












