Tutup Rangkaian Hari Pramuka ke-65, Kwarcab Ciamis Beri Penghargaan 29 Tokoh dan Salurkan Dana Hibah

CIAMIS, MATA-PERISTIWA.ID – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Ciamis secara resmi menutup seluruh rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 melalui gelaran acara resepsi yang berlangsung di halaman Gedung Pramuka Ciamis, Sabtu (29/8/2026).

Pada acara puncak ini, Kwarcab Ciamis menyerahkan penganugerahan penghargaan kepada 29 tokoh dan aktivis yang dinilai konsisten memberikan pengabdian serta kontribusi nyata bagi perkembangan Gerakan Pramuka di Kabupaten Ciamis.

“Resepsi ini merupakan penutupan dari seluruh rangkaian kegiatan Hari Pramuka ke-65 sepanjang Agustus. Kita jadikan momentum ini sebagai ajang silaturahmi sekaligus mengingat kembali nilai-nilai pembinaan Dasa Dharma,” ujar Ketua Kwarcab Ciamis, Nanang Permana.

Rincian Penerima Penghargaan dan Dukungan Hibah

Penghargaan yang diserahkan terdiri dari tanda kehormatan tingkat nasional hingga provinsi:

  • Bintang Melati (Kwarnas): Diberikan kepada Wawan AS Arifin sebagai penghargaan tertinggi dalam Gerakan Pramuka.

  • Lencana Darma Bakti & Karya Bakti (Kwarnas): Diberikan kepada jajaran pembina dan pengurus yang berjasa.

  • Lencana Pancawarsa (Kwarda Jabar): Diberikan kepada 21 orang atas kesetiaan dan pengabdiannya.

Selain penganugerahan tanda kehormatan, Kwarcab Ciamis juga menyerahkan dana hibah sebesar Rp12,5 juta kepada masing-masing Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Ciamis untuk mendukung penguatan pembinaan Pramuka di tingkat kecamatan.

Bacaan Lainnya

Pesan Kebangsaan dan Penguatan Nilai Dasa Dharma

Resepsi tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Ciamis Andang Firman Triyadi serta Sekretaris Mabicab Ciamis Dian Budiana yang mewakili Ketua Mabicab/Bupati Ciamis.

Dian Budiana mengapresiasi dedikasi seluruh jajaran pengurus yang telah menyukseskan berbagai rangkaian peringatan Hari Pramuka sepanjang bulan Agustus. Ia menegaskan pentingnya menanamkan nilai Dasa Dharma dalam kehidupan sehari-hari generasi muda.

“Setiap kegiatan Pramuka selalu dimulai dan diakhiri dengan doa. Ini mengajarkan kita untuk mengandalkan Tuhan dulu sebelum berupaya. Kecintaan pada Indonesia juga diwujudkan dari hal-hal kecil seperti menjaga lingkungan, kerja bakti, dan menanam pohon,” ungkap Dian Budiana.

Acara penutupan ini dimeriahkan dengan tradisi pemotongan tumpeng, tausiyah dari Ketua MUI Tasikmalaya KH Aminuddin, serta atraksi dari para Pramuka Penggalang alumni Jambore Nasional (Jamnas) Cibubur.

(HD)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *