Wabup dr. Alif Apresiasi LDII, Sebut Kolaborasi Kunci Sukses Pembangunan Gresik

Sambutan : Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif saat sambutan di Musda X LDII kabupaten Gresik. (Fajar/Radar Gresik)

GRESIK, mata-peristiwa.id – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, profesional, dan religius melalui gelaran Musyawarah Daerah (Musda) X, Selasa (14/4).

Mengusung tema “Peningkatan SDM Unggul, Profesional Religius Menuju Terwujudnya Sukses Nawa Karsa Kabupaten Gresik”, forum ini menjadi momentum strategis bagi LDII untuk memperkuat kontribusinya dalam pembangunan daerah.

Ketua DPW LDII Jawa Timur, KH. Moch. Amrodji Konawi, menekankan bahwa pembangunan SDM merupakan kunci utama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.Ia menilai, kecerdasan intelektual harus dibarengi dengan karakter religius agar mampu menjadi motor penggerak kemajuan.

Bacaan Lainnya

“Melalui Musda ini, kami ingin memastikan kontribusi nyata LDII dalam mencetak generasi yang berakhlak, kompeten, dan siap bersaing,” kata Amrodji, Selasa (14/4/2026).

Amrodji juga menggarisbawahi pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah guna menyukseskan visi Nawa Karsa. Ia berharap pemimpin yang terpilih nantinya mampu mengemban tiga pilar utama organisasi.

“Kami harap pertanggungjawaban lima tahun kemarin bisa diterima seluruh anggota, kemudian siapapun terpilih nanti harus meningkatkan tiga hal: melayani, mengayomi, dan pengembangan organisasi,” ucapnya.

Apresiasi senada disampaikan oleh Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif. Menurutnya, organisasi keagamaan seperti LDII memiliki posisi tawar yang kuat dalam membentuk karakter masyarakat yang berdaya saing.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Perlu kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk LDII, untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” tutur dr. Alif.

Ketua Panitia Musda X LDII Gresik, Andi Fajar Yulianto, menjelaskan bahwa agenda ini juga menjadi ajang evaluasi serta penyusunan arah kebijakan agar organisasi semakin adaptif. Dalam Musda kali ini, muncul tiga nama calon Ketua LDII Gresik yakni Farid Kurnia Putra, Husnul Hamidi, dan Ruslan Abdul Ghani.

Adapun hak suara berasal dari unsur Pimpinan Cabang (PC) tingkat kecamatan, DPW, serta DPD pleno.

“Hasil Musda ini kami harapkan mampu melahirkan gagasan dan program konkret dalam mendukung terwujudnya masyarakat Gresik yang maju, religius, dan sejahtera,” ungkap Fajar.

Sosok yang juga menjabat sebagai Sekretaris LDII Gresik periode 2021-2026 ini menambahkan bahwa ke depannya, harmonisasi dengan para pemangku kepentingan (stakeholder) akan terus ditingkatkan agar program kerja organisasi selaras dengan kebijakan pemerintah daerah.

“Harapannya kita bisa tetap sinergi dengan pemerintah daerah. Programnya kita klikkan sehingga kontribusi nyata bagi LDII untuk pemerintah daerah kabupaten bisa lebih baik,” pungkasnya. (ET)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *