CIAMIS, MATA-PERISTIWA.ID – Sebuah rumah semi permanen milik Nono (70), warga Dusun Sindangsari, Desa Kalijaya, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, hangus terbakar pada Sabtu (30/5/2026).
Amukan si jago merah diduga kuat berasal dari bara tungku api dapur yang lupa dipadamkan secara sempurna oleh pemiliknya sebelum ditinggal pergi.
Kronologi dan Penyebab Kebakaran
Kepala Satpol PP Kabupaten Ciamis, Ega Anggara Alqausar, melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, membenarkan terjadinya musibah tersebut. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari langsung diterjunkan ke lokasi begitu menerima laporan.
“Kejadian kebakaran pada hari kemarin,” kata Trisyanto saat dikonfirmasi pada Minggu (31/5/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal di lapangan, kronologi menjalarnya api bersumber dari area dapur:
- Bara Tungku Aktif: Tungku kayu yang selesai digunakan memasak tidak dimatikan total.
- Merembet ke Dinding: Api dari sisa bara menjalar ke dinding dapur yang terbuat dari bahan yang mudah terbakar.
- Rumah Semi Permanen: Kobaran api dengan sangat cepat membesar karena struktur utama bangunan banyak menggunakan material kayu dan bilik bambu.
Kerugian Materiil Mencapai Puluhan Juta
Meski bangunan rumah mengalami kerusakan parah akibat lahapan api, Trisyanto memastikan bahwa peristiwa tragis ini tidak sampai menelan korban jiwa maupun luka-luka. Pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membesar.
Kendati demikian, dampak material akibat kebakaran ini tergolong besar. Pihak Damkar Ciamis memperkirakan pemilik rumah, Nono, mengalami kerugian materiil hingga mencapai kisaran Rp70 juta karena kehilangan tempat tinggal beserta isinya.
Imbauan Tegas Petugas Damkar
Merespons maraknya kasus kebakaran akibat kelalaian aktivitas dapur, pihak Damkar Kabupaten Ciamis kembali mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh lapisan masyarakat.
Warga diminta untuk selalu meningkatkan kewaspadaan usai beraktivitas di dapur. Sebelum meninggalkan rumah atau pergi tidur, pastikan api yang berada di dalam tungku kayu maupun kompor gas telah padam dengan sempurna tanpa ada sisa bara yang menyala.***








