Geger! Rak Piring Jadi Arena Uji Nyali, Ular Koros 1,2 Meter Sembunyi di Dapur Warga Ciamis

CIAMIS, MATA-PERISTIWA.ID – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis kembali berhasil menuntaskan aksi penyelamatan non-kebakaran yang mendebarkan. Seekor ular koros sepanjang 1,2 meter dievakuasi setelah menyusup ke area dapur rumah warga di Dusun Linggamanik RT 003 RW 005, Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, Minggu (31/5/2026) pagi.

Keberadaan hewan melata di rumah milik Irawan tersebut sempat memicu ketakutan penghuni rumah sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak berwajib.

Kronologi Penyusupan Ular ke Rak Piring

Peristiwa bermula saat pemilik rumah dikejutkan oleh penampakan ular yang mendadak muncul di dekat area kamar mandi (WC). Hewan tersebut kemudian melata dengan cepat masuk ke ruang dapur dan memilih bersembunyi di bawah rak piring.

Sadar akan bahaya potensial jika ditangani sendiri tanpa alat memadai, pemilik rumah segera menghubungi kantor pemadam kebakaran demi meminta pertolongan darurat.

Evakuasi Singkat Hanya Enam Menit

Mendapat laporan darurat tersebut, regu piket UPTD Damkar Ciamis langsung meluncur ke lokasi pada pukul 09.32 WIB menggunakan satu unit kendaraan pancar bernomor polisi Z 8164 T.

Proses evakuasi taktis ini dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari:

Bacaan Lainnya
  • Petugas Lapangan: Andi Kuswandi, Bayu Robayana, dan Tian Andiana.
  • Petugas Siaga Mako: Bima Bayu Putra.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melokalisasi area dapur dan menyisir bagian bawah rak piring. Menggunakan peralatan penangkap ular (snake tongs), petugas hanya membutuhkan waktu enam menit untuk melumpuhkan ular koros tersebut. Proses evakuasi dinyatakan selesai dengan aman pada pukul 09.38 WIB tanpa menimbulkan kerusakan barang ataupun korban luka.

Edukasi Penanganan Hewan Liar dari Damkar

Kejadian ini mempertegas kembali komitmen Damkar Ciamis yang tidak hanya bertugas menjinakkan amukan api, tetapi juga siap siaga melayani penanganan kedaruratan umum (rescue) di pemukiman warga.

Pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menghadapi situasi serupa dan melarang keras tindakan provokatif seperti mengejar atau menangkap ular tanpa keahlian karena berisiko membuat hewan menjadi agresif.

Selain itu, warga diingatkan untuk selalu menjaga kebersihan area lembap dan gelap seperti saluran air, gudang, serta area dapur agar tidak menjadi tempat bersarangnya hewan liar. Setelah dipastikan aman, ular koros tersebut dibawa petugas untuk dilepaskan kembali ke habitatnya yang jauh dari pemukiman. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *