JAKARTA, MATA-PERISTIWA.ID – Dua orang dilaporkan tewas setelah mobil sedan Mercedes-Benz yang mereka tumpangi menabrak bagian belakang truk kontainer hingga terbakar di Jalan Tol Jagorawi Kilometer 1+400 arah Bogor, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (21/8/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Peristiwa naas tersebut berawal saat truk kontainer tengah melaju dari arah Tanjung Priok menuju Jagorawi. Tiba-tiba dari arah belakang, kendaraan sedan melaju dan menghantam keras bagian belakang truk di sekitar akses masuk Pintu Tol Halim/UKI.
Kapolsek Makasar, Kompol Sumardi, mengonfirmasi bahwa benturan keras memicu percikan api yang dengan cepat menghanguskan seluruh badan mobil sedan mewah tersebut.
“Pengendara menabrak kontainer di dalam tol dekat pintu Tol Halim. Mobil kontainer mengalami pecah ban akibat benturan, sementara kendaraan yang menabrak ringsek lalu terbakar. Dua orang di dalam sedan meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Kompol Sumardi saat dihubungi, Jumat (21/8/2026).
Fakta Utama Kecelakaan Tragis di Tol Jagorawi Km 1+400:
-
Waktu Kejadian: Jumat, 21 Agustus 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.
-
Kondisi Korban: Dua orang penumpang mobil sedan meninggal dunia di tempat akibat luka bakar parah dan kini berada di RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi medis (Mr. X).
-
Kondisi Pengemudi Truk: Pengemudi truk kontainer dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka berat.
-
Dampak Kecelakaan: Tabrakan menyebabkan ban belakang truk pecah, kendaraan sempat oleng, serta bodi belakang truk mengalami kerusakan fisik.
-
Penanganan Petugas: Seluruh bangkai kendaraan dan korban jiwa telah berhasil dievakuasi oleh petugas lalu lintas pada Jumat pagi.
Kompol Sumardi menambahkan, proses identifikasi identitas kedua korban tewas masih terus dilakukan oleh tim medis dan kepolisian karena seluruh dokumen kependudukan (KTP) korban ikut hangus terbakar di dalam mobil.
Saat ini, penanganan dan penyelidikan lanjutan kasus kecelakaan ini ditangani oleh Unit Laka Lantas Satwil Lantas Jakarta Timur guna mengetahui penyebab pasti munculnya api usai benturan.
(Red/Mata-Peristiwa)




