KOTAWARINGIN TIMUR, MATA-PERISTIWA.ID – Komando Distrik Militer (Kodim) 1015/Sampit memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang digelar oleh Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LXVI Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Jumat (06/11/2026).
Kegiatan edukasi masyarakat ini dilaksanakan secara serentak di dua lokasi strategis, yakni Halaman Kantor Kelurahan Mentawa Baru (MB) Hulu, Kecamatan MB Ketapang, serta Halaman Kantor Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, S.I.P., yang diwakili oleh Perwira Seksi Operasional (Pasi Ops) Kapten Inf Syahidin, turut mendampingi langsung jalannya kegiatan di lapangan bersama Perwira Penuntun (Patun) Seskoad, Kolonel Inf Yudi Gumilar. Sebanyak 24 Pasis Dikreg LXVI Seskoad diterjunkan dan dibagi ke dalam dua titik wilayah penugasan tersebut.
Implementasi Pembelajaran Strategis dan Ajakan Mencegah Karhutla
Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, S.I.P., secara terpisah menyampaikan bahwa kehadiran Pasis Dikreg LXVI Seskoad menjadi bentuk implementasi nyata dari pembelajaran strategis melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat.
“Kehadiran Pasis Seskoad menjadi momentum penting untuk memahami secara langsung kondisi wilayah, karakteristik masyarakat, serta dinamika tantangan teritorial yang dihadapi di lapangan,” ujar Dandim.
Melalui penyuluhan ini, Kodim 1015/Sampit bersama jajaran Pasis Seskoad mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, menghentikan praktik pembukaan lahan dengan cara membakar, serta memperkuat sinergi pencegahan Karhutla sejak dini.
Salurkan Bantuan Sembako Presiden RI bagi Warga Terdampak
Selain memberikan edukasi dan imbauan pencegahan Karhutla, rangkaian kegiatan ini juga diwarnai dengan aksi kepedulian sosial. Kodim 1015/Sampit bersama Pasis Seskoad menyerahkan bantuan paket sembako dari Presiden Republik Indonesia kepada warga yang terdampak bencana Karhutla di wilayah setempat.
Diharapkan melalui penyuluhan dan penyaluran bantuan sosial ini, tingkat kesadaran hukum serta kemitraan antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ekosistem wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur semakin kokoh dan kondusif. (Ardianto)




