CIANJUR, MATA-PERISTIWA.ID – PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) berkomitmen memperkuat akselerasi pembangunan ekosistem digital pedesaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulannya, Baktiku Negeriku 2026. Kali ini, inisiatif tersebut menyasar wilayah pelosok di Desa Balegede, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Program yang berlangsung intensif ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan nyata yang dihadapi masyarakat urban, mulai dari keterbatasan akses jaringan digital, rendahnya kapasitas tata kelola usaha mikro, hingga belum optimalnya pemanfaatan potensi komoditas lokal.
Langkah ini juga berjalan selaras dengan arah pembangunan nasional yang mengacu pada poin ke-6 Asta Cita, yaitu membangun dari desa dan dari bawah demi pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.
Inovasi Employee Volunteering dan Pendampingan Pertanian Modern
Vice President Consumer Business Area Jabotabek Jabar Telkomsel, Tuty Rahma Afriza, menjelaskan bahwa Baktiku Negeriku merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan (sustainable impact) melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Kami percaya, pemberdayaan masyarakat akan lebih efektif ketika dilakukan secara kolaboratif, termasuk melibatkan karyawan sebagai agen perubahan yang dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman secara langsung,” beber Tuty Rahma Afriza dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).
Berbeda dari edisi tahun-tahun sebelumnya, Baktiku Negeriku 2026 memperkuat implementasi Employee Volunteering Program (EVP). Melalui skema ini, para karyawan Telkomsel terjun langsung ke lapangan tidak hanya sebagai relawan logistik, melainkan bertindak sebagai mentor, fasilitator, serta jembatan transfer teknologi.
Rangkaian program Baktiku Negeriku 2026 di Desa Balegede mencakup empat pilar aktivitas utama:
- Integrated Farming Demonstration Plot: Uji coba penerapan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) pada sektor pertanian guna mendongkrak produktivitas panen warga.
- Creative Tourism: Pengembangan sektor pariwisata berbasis ekonomi sirkular untuk membuka sumber pendapatan baru bagi kas desa.
- Telkomsel Creative Digital Center: Pembangunan pusat ruang publik yang difungsikan sebagai wadah literasi digital serta pelatihan gratis untuk pemuda dan pelaku UMKM lokal.
- Edukasi Kewirausahaan: Pendampingan manajemen bisnis digital agar produk kreatif Desa Balegede mampu menembus pasar nasional.
Membangun Ekosistem Kolaboratif Berkelanjutan
Kehadiran sarana infrastruktur digital ini diharapkan mampu memberikan stimulus ekonomi instan dan jangka panjang bagi warga Naringgul. Penduduk desa kini didorong untuk lebih aktif memanfaatkan gawai mereka untuk keperluan produktif sehari-hari.
“Program ini memperkuat ekosistem kolaboratif antara masyarakat, pemerintah desa, dan Telkomsel sebagai penggerak (enabler) pemberdayaan masyarakat. Kami tidak hanya menghadirkan akses teknologi, tetapi juga memberikan dukungan menyeluruh mulai dari penguatan kapasitas, penyediaan sarana pendukung, hingga pendampingan berkelanjutan di lapangan,” pungkas Tuty. ***








