Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cianjur Apresiasi Karya Siswa Tuna Rungu dengan Cara Istimewa

CIANJUR, MATA-PERISTIWA.ID – Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di wilayah hukum Polres Cianjur diwarnai aksi humanis yang menyentuh hati. Kapolres Cianjur, AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, menerima secara langsung sebuah mahakarya lukisan indah dari perwakilan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) BC Purnama Kabupaten Cianjur, Jumat (26/6/2026).

Lukisan istimewa tersebut mengusung tema besar “80 Tahun Polri Mengabdi untuk Negeri”.

Karya seni bernilai estetika tinggi ini merupakan buah kreativitas tangan dingin Saudara Arul, seorang siswa penyandang tunarungu berbakat dari SLB BC Purnama. Proses pembuatan lukisan ini diinisiasi atas apresiasi spontan Kapolres Cianjur guna memberi ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk memeriahkan Hari Bhayangkara.

Bentuk Penghargaan Nyata dan Ruang Setara bagi Disabilitas

Sebagai bentuk penghormatan tertinggi terhadap talenta luar biasa yang dimiliki anak-anak disabilitas, AKBP Alexander Yurikho menegaskan bahwa lukisan karya Arul tersebut akan dipasang secara permanen di dinding Ruang Kerja Kapolres Cianjur.

Kehadiran lukisan ini memuat misi edukatif dan pesan sosial yang mendalam:

Semangat Bhayangkara yang Merangkul Semua Elemen

Kapolres Cianjur menyampaikan rasa bangga dan haru yang mendalam saat memegang langsung kanvas hasil goresan kuas siswa SLB tersebut. Menurutnya, esensi sejati dari pengabdian Polri adalah merangkul dan melindungi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Kreativitas yang ditunjukkan oleh Saudara Arul adalah bukti nyata bahwa potensi luar biasa tersimpan di dalam diri anak-anak istimewa kita. Tugas kita bersama adalah memberikan wadah dan ruang yang setara agar mereka bisa terus tumbuh, berkembang, dan mandiri,” ungkap Kapolres Cianjur.

Melalui kegiatan ini, Polres Cianjur sukses mengimplementasikan semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya melalui upacara seremonial, melainkan lewat tindakan nyata yang mengedepankan nilai-nilai empati, kolaborasi, dan inklusi sosial di tengah masyarakat.

(Mata-Peristiwa.ID/Trs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *