CIAMIS, MATA-PERISTIWA.ID – Kebiasaan memilah dan menabung sampah dari lingkungan sekitar yang dilakukan secara konsisten selama tiga tahun berbuah manis. Seorang warga Ciamis sukses meraih apresiasi tertinggi berupa satu unit sepeda motor dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Ciamis.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, kepada Udedi Kusmana yang dinobatkan sebagai penabung sampah perorangan terbaik. Penyerahan hadiah berlangsung khidmat di Lapang Lokasana Ciamis usai pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 RI, Senin (17/8/2026).
Konsistensi Menabung Sampah ke Bank Sampah Ciamis (BSC)
Udedi Kusmana dinilai sangat konsisten memilah sampah dari sumbernya dan rutin menyetorkannya ke Bank Sampah Ciamis (BSC).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis, Slamet Budi Wibowo, didampingi Sekretaris Dinas, Aris Taufik Abadi, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan agenda tahunan untuk mengapresiasi masyarakat yang berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Ini hadiah bagi penabung sampah perorangan terbaik yang setiap tahun kita lakukan. Masyarakat yang sudah memilah sampah dari rumah kemudian menabung ke BSC, tentu kita berikan apresiasi,” jelas Slamet.
Ia memaparkan, proses penilaian dilakukan melalui sejumlah indikator ketat, mulai dari tingkat kerajinan atau konsistensi, kualitas sampah yang disetorkan (dipastikan sudah terpilah dan bukan residu), rekam jejak selama tiga tahun terakhir, hingga akumulasi berat sampah dalam satuan kilogram maupun ton. Dari proses seleksi ketat tersebut, kandidat disaring menjadi lima besar sebelum akhirnya ditetapkan satu penerima terbaik.
Lebih lanjut, Slamet mengungkapkan bahwa hadiah sepeda motor tersebut murni merupakan bentuk dukungan (supporting) non-APBD dari bank bjb Cabang Ciamis yang rutin berpartisipasi setiap tahunnya.
Berawal dari Inisiatif RT hingga Kurangi Sampah 40 Persen
Di balik penghargaan tersebut tersimpan kisah inspiratif. Udedi Kusmana yang juga menjabat sebagai Ketua RT menceritakan bahwa aktivitas pengelolaan sampah ini bermula ketika petugas pemungut sampah di lingkungan tempat tinggalnya berhenti beroperasi.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Dulu di sini ada pemungut sampah, tetapi berhenti dan kemudian dilanjutkan sama saya,” ujar Udedi.
Selama tiga tahun terakhir, Udedi secara rutin mengumpulkan dan memilah sampah warga sekitar, lalu menyetorkannya ke Bank Sampah Ciamis setiap dua hari sekali. Ia mengaku sama sekali tidak menyangka ketekunannya dalam mengurus kebersihan lingkungan berbuah hadiah sepeda motor.
Pemerintah Kabupaten Ciamis mencatat, saat ini terdapat sekitar 305 Bank Sampah di wilayahnya—termasuk 188 Bank Sampah Unit—yang telah berkontribusi nyata menekan volume sampah hingga mencapai angka pengurangan sekitar 40 persen secara akumulasi. Pihaknya berharap keberhasilan Udedi dapat memotivasi terbentuknya Bank Sampah Unit di setiap desa, bahkan hingga tingkat RW.
(HD)





