CIMAHI, MATA-PERISTIWA.ID – Jajaran Polres Cimahi Polda Jawa Barat menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian bumi pertiwi. Menyambut HUT Bhayangkara ke-80 tahun 2026, pihak kepolisian menggelar aksi penghijauan berskala besar dengan menanam ribuan pohon di kawasan dataran tinggi, Sabtu (13/6/2026).
Aksi peduli lingkungan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H. Pihak kepolisian memilih lokasi penanaman di puncak tertinggi Kota Cimahi, yaitu pada ketinggian 951 Mdpl Gunung Padakasih.
Langkah ini menyelaraskan tugas pokok kepolisian dalam menjaga kamtibmas dengan fungsi perlindungan ekosistem alam. Penghijauan masif ini menjadi representasi kehadiran Korps Bhayangkara sebagai pelindung kehidupan masyarakat hulu hingga hilir.
“Di puncak tertinggi Kota Cimahi ini, Polres Cimahi bersama masyarakat menanam 2.000 bibit pohon berbagai jenis. Langkah nyata ini bermanfaat bagi kelestarian alam dan kelangsungan ekosistem yang akan dinikmati oleh anak cucu kita kelak,” ujar AKBP Niko.
Selaras dengan Visi 80 Tahun Mengabdi untuk Rakyat
Aksi penanaman pohon ini mengusung tema besar Hari Bhayangkara 2026, yaitu “80 Tahun Mengabdi untuk Rakyat”. Tema ini menegaskan komitmen Polres Cimahi untuk menempatkan kepentingan dan keselamatan masyarakat luas sebagai prioritas utama.
Gerakan penyelamatan lahan kritis ini juga dirasakan sangat inklusif. Penanaman bibit pohon melibatkan berbagai unsur lintas generasi serta elemen masyarakat sipil.
Sejumlah pihak yang terlibat aktif di lereng Gunung Padakasih meliputi: Kapolres Cimahi bersama Ketua Cabang Bhayangkari dan jajaran Pejabat Utama (PJU); Anggota Polsek Cimahi dan tokoh masyarakat sekitar Gunung Padakasih; dan Siswa Taruna dan Taruni Akpol yang sedang melaksanakan latihan kerja lapangan di Polres Cimahi.
Jaga Kawasan Tangkapan Air dari Ancaman Lahan Kritis
Melalui keterlibatan para Taruna Akpol, kegiatan ini sekaligus membentuk jiwa kepemimpinan yang peka terhadap isu ekologi sejak dini. Kapolres berharap gerakan terpusat ini mampu menjaga kawasan tangkapan air di Gunung Padakasih secara permanen.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh kelompok pencinta alam dan warga sekitar untuk bahu-membahu merawat bibit yang telah tertanam. Kesadaran kolektif menjadi kunci utama agar pohon-pohon tersebut tumbuh subur menjadi warisan hijau berharga di masa depan.








