BANDUNG, MATA-PERISTIWA.ID – Bupati Bandung Dadang Supriatna terus mendorong percepatan penanganan banjir di kawasan Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang. Penanganan dilakukan melalui normalisasi Sungai Cilisungan yang dibarengi rencana pembangunan Danau Retensi Tegalluar 1 seluas 1,5 hektare.
Untuk memastikan progres proyek berjalan lancar, Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS meninjau langsung lokasi pengerukan di Desa Tegalluar, Senin (1/6/2026).
Tiga Strategi Utama Kendali Banjir
Pemerintah Kabupaten Bandung menerapkan sejumlah langkah teknis untuk mengurai persoalan banjir akibat penurunan kapasitas tampung air:
- Normalisasi Sungai: Melakukan pengerukan sedimentasi menahun serta pelebaran alur Sungai Cilisungan beserta anak-anak sungainya.
- Danau Retensi Tegalluar 1: Mengawal pembangunan kolam retensi yang kini telah mengantongi persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum untuk menampung limpasan air hujan.
- Penyusunan Ulang Infrastruktur: Mengevaluasi dan merencanakan pembongkaran sejumlah jembatan sempit yang selama ini menyumbat serta menghambat laju aliran air.
Penguatan Kolaborasi Pentahelix
Kang DS menegaskan bahwa keberhasilan penanggulangan banjir jangka panjang di Bojongsoang sangat bergantung pada komitmen bersama, bukan hanya bertumpu pada pemerintah daerah.
Peninjauan lapangan ini sekaligus menjadi momentum penguatan kerja sama pentahelix yang melibatkan lima unsur utama: pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media. Kang DS mengajak para pemilik lahan dan pelaku usaha di kawasan Tegalluar untuk bersinergi demi kepentingan umum.
“Mudah-mudahan semua mendukung dan menyadari bahwa ini untuk kepentingan bersama. Penanganan banjir Tegalluar membutuhkan kolaborasi seluruh pihak agar hasilnya maksimal,” ujar Kang DS, Senin (1/6/2026). Through skema terpadu ini, masalah banjir tahunan diharapkan dapat teratasi secara bertahap dan berkelanjutan.





