Ular Masuk Rumah? Jangan Asal Tangkap! Damkar Semarang Beri Peringatan Penting
SEMARANG, MATA-PERISTIWA.ID – Kemunculan ular di lingkungan rumah sering kali memicu kepanikan warga. Banyak yang secara spontan berusaha memukul atau menangkapnya. Namun, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang menegaskan bahwa tindakan gegabah tersebut justru berisiko tinggi memicu serangan balik dari ular.
Analis Kebakaran Ahli Pertama Damkar Kota Semarang, R. Kelvin Adirahmat Putera, mengimbau masyarakat untuk tidak menangani ular sendirian jika tidak memiliki keahlian khusus.
Mengapa Jangan Menangkap Ular Sendiri?
Kelvin menjelaskan bahwa mayoritas kasus gigitan ular di permukiman terjadi karena manusia mencoba menangkap atau mengusir satwa tersebut tanpa peralatan pengaman. Penting untuk diingat bahwa ular sejatinya cenderung menghindari kontak dengan manusia dan hanya akan menyerang jika merasa terancam.
“Kalau masyarakat awam bertemu ular, jangan dipegang. Anggap saja semua ular itu berbahaya sampai kita benar-benar mengetahui jenisnya,” ujar Kelvin saat ditemui di Markas Damkar Kota Semarang, Jumat (19/06/2026).
Panduan Aman Saat Menemukan Ular
Agar evakuasi berjalan lancar, masyarakat disarankan mengikuti langkah berikut:
-
Pantau dari Jarak Aman: Jika memungkinkan, awasi pergerakan ular dari jarak yang aman agar posisinya tetap terpantau dan tidak berpindah tempat sebelum tim rescue tiba.
-
Isolasi Ruangan: Jika ular masuk ke ruangan tertutup (seperti kamar atau dapur), segera keluar dari ruangan dan tutup rapat semua akses pintu atau jendela untuk mencegah ular pindah ke area lain.
-
Hubungi Tenaga Profesional: Segera hubungi petugas Damkar atau tim evakuasi hewan untuk penanganan lebih lanjut, karena rumah bukanlah habitat alami ular.
Kesalahan Fatal Pertolongan Pertama Gigitan Ular
Selain cara penanganan, Kelvin juga menyoroti kesalahan umum saat terjadi gigitan ular. Banyak orang panik dan terlalu banyak bergerak, yang justru mempercepat penyebaran bisa ke seluruh tubuh akibat peningkatan detak jantung.
Langkah pertolongan pertama yang benar adalah:
-
Tetap Tenang: Hindari kepanikan berlebih.
-
Imobilisasi: Minimalkan pergerakan pada bagian tubuh yang terkena gigitan.
-
Dibidai: Bagian tubuh yang tergigit sebaiknya diimobilisasi atau dibidai menggunakan kayu atau papan datar, mirip dengan penanganan patah tulang, agar tetap stabil.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan dengan menyerahkan penanganan satwa liar kepada ahlinya.








