Aliansi Gentar Perjuangkan Tanah Rakyat , Audiensi di Rumah Dinas Bupati Berjalan Alot Dengan PT.SMI

GRESIK,mata- peristiwa.id – Aliansi Gentar (Gerakan Tanah Rakyat ) berjuang demi masyarakat berupaya mencari solusi atas polemik jalan eks tambang yang selama ini menjadi perhatian masyarakat Gresik kembali dilakukan melalui audiensi yang digelar di Rumah Dinas Bupati Gresik , Rabu Sore 24/06/2026.

Berawal konvoi dengan semangat membara korlap Syafi’ Udin di depan Rumah Dinas Bupati menuju Kantor DPRD Gresik dan bergerak menuju depan gapura PT.Semen Indonesia dengan 3 Tuntutan:
1.PT.Semen Indonesia wajib mereklamasi pasca penambangan galian c yang dilakukan oleh PT.SI
2. Mewujudkan jalan poros desa kembangan suci sebagai jalan alternatif untuk masyarakat Gresik
3.Kembalikan aset desa kami.

Selang beberapa waktu setelah dari PT.Semen Indonesia rombongan Aliansi Gentar kembali berhenti di rumah dinas Bupati untuk beraudiensi / dialog.

Bupati Yani mempertemukan Pemerintah Kabupaten Gresik, Aliansi Gentar dan pihak PT Sinergi Mitra Investama (PT.SMI).

Harapan kami ayo lemes- lemesan Iki Yo digawe masyarakat , dadi ngapunten pak bahkan pada jaman Presiden Sukarno sehingga ditunjuk BUMN untuk mengelolah bumi disitu setelah tahun 2006 kontrak habis dan kadar semen wes habis dan pindah di Tuban , pada waktu itu jenengan perpanjang yang mengesahkan BPN Provinsi dan BPN Daerah itupun bertubrukan dengan Surat Edaran Kementrian tapi kita masih toleran .Harapan kami Pak jenengan gelem kerjasama barek masyarakat ,jalan itu dibalikno kembali jalan poros desa , urusane masalah tanahe sampeyan kerjasama ambek desa karo pemerintah kita tidak ada urusan, sak jane kene onok bukti soale wes gerilya ke cafe ke cafe yang ngontrak ke SMI bahkan punya rekening perlima tahun dan kita tidak melebar , kita ingin sakiki pihak SMI ojok Sampek koyok ketemuan di DPRD karo Pemda gak onok dununge dadi aku berharap ta petukno wong nomer siji Nang Gresik menemukan solusi nek mbutuhno wakil rakyat engkok digowokno arek- erek mrene.
Opo’ o aku kok tersinggung ,
La aku onok rumor bahkan onok video e onok saksine, sekelas jarene wakil rakyat gerilya nang rakyat siji-siji mbisiki nek sampeyan urusan tanah ojok ngejak Genpatra ,onok opo Iki ? !!! padahal gak urusan tanah , nduk kono onok pertanyaan besar !!! opo wes kong kalikong opo elok- elok nyewakno wedi konangan opo wedi ga oman panggung nek onok Genpatra , padahal Sampek tak perjelas nek wes menang pek – peken seng penting dinggo rakyat.” tuturnya .

Dilain sisi Korlap Syafi’ Udin menambahkan ” Intinya perjuangan kami ini membawa hasil untuk masyarakat dan kami berharap untuk audiensi sore ini tidak berbelit – belit dan ada kepastian jalan poros desa supaya masyarakat bisa secepatnya menggunakannya.” imbuhnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Direktur Utama PT SMI, Handoyo, menjelaskan bahwa pihaknya hanya menjalankan mandat pengelolaan kawasan, sementara aspek kepemilikan berada di bawah kewenangan induk perusahaan, PT Semen Indonesia.

“PT SMI mendapat mandat untuk mengelola kawasan. Terkait kepemilikan merupakan kewenangan Semen Indonesia. Namun terkait usulan pemanfaatan kawasan eks tambang untuk kepentingan masyarakat, pada prinsipnya kami terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan bahwa seluruh kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan aset harus melalui prosedur dan persetujuan sesuai aturan yang berlaku.

Akhirnya Bupati Yani memberikan solusi untuk audiensi pada Selasa Minggu mendatang ,agar dialog antara masyarakat, Pemerintah Daerah, dan PT SMI dan Warga berharap hasil pertemuan besuk tidak berhenti pada diskusi semata, tetapi segera diwujudkan dalam langkah konkret guna membuka akses jalan alternatif yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat Gresik.(Et)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *