Ang Icep Gandeng Legislator NasDem Jabar: Dorong Perhatian Serius untuk Pendidikan di Ciamis

CIAMIS, MATA-PERISTIWA.ID – Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, KH. Fadlil Yani Ainusyamsi atau yang akrab disapa Ang Icep, menekankan pentingnya membangun kolaborasi dan silaturahmi yang berkelanjutan demi mendongkrak mutu pendidikan daerah.

Sinergi kuat ini perlu dijalin secara berkesinambungan antara pihak pesantren, pengelola pendidikan, serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.

Momentum Pendidikan Demokrasi di Pesantren

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ang Icep di sela-sela kegiatan Pendidikan Demokrasi yang diselenggarakan di lingkungan Pesantren Darussalam Ciamis. Agenda ini diinisiasi langsung oleh Heri Rafni Kotari, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem.

Menurut Ang Icep, hubungan komunikasi dua arah yang intensif antara lembaga pendidikan formal maupun keagamaan dengan wakil rakyat sangat krusial. Pola kemitraan ini berfungsi agar berbagai hambatan dan persoalan pendidikan di lapangan dapat diakomodasi dengan baik.

“Perlu ada kolaborasi dan silaturahmi yang terus dibangun antara pesantren, pengelola pendidikan, dan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dalam hal ini Coach Heri Rafni Kotari, agar aspirasi dan kebutuhan dunia pendidikan dapat lebih diperhatikan,” ungkap Ang Icep pada Minggu (31/5/2026).

Ruang Strategis Komisi V DPRD Jawa Barat

Lebih lanjut, Ang Icep menyoroti posisi strategis Heri Rafni Kotari yang saat ini bertugas di Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat. Mengingat salah satu ruang lingkup utama komisi tersebut membidangi sektor pendidikan, legislatif memiliki kekuatan politik yang besar untuk mendorong kebijakan anggaran dan regulasi yang pro-pendidikan.

Bacaan Lainnya

Ang Icep mengajak tokoh yang akrab disapa Coach Heri tersebut untuk konsisten memberikan perhatian khusus terhadap dinamika pendidikan di Jawa Barat, terutama di wilayah Kabupaten Ciamis.

“Kami berharap persoalan pendidikan di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Ciamis, dapat semakin diperhatikan agar pendidikan kita terus bergerak menjadi lebih baik,” imbuhnya.

Melalui komitmen kemitraan yang kuat antara pesantren, pengelola institusi pendidikan, dan jajaran pemangku kebijakan, diharapkan lahir program kerja nyata di masa depan. Langkah ini dinilai esensial untuk melahirkan generasi muda unggul, berkarakter luhur, dan siap bersaing menghadapi tantangan zaman. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *