MATA-PERISTIWA.ID – Kursi kepelatihan Massimiliano Allegri di AC Milan kini berada di ujung tanduk. Meski tengah berjuang keras membawaĀ RossoneriĀ kembali ke kompetisi kasta tertinggi Eropa, klaim mengejutkan muncul bahwa sangĀ allenatoreĀ belum tentu bertahan di San Siro musim depan, apa pun hasil akhirnya nanti.
AC Milan saat ini berada dalam situasi riskan setelah rentetan hasil buruk di Serie A. Gagal memetik kemenangan dalam tiga laga terakhir membuat posisi mereka di empat besar terancam serius.
Saat ini, Milan tertahan di peringkat keempat denganĀ 67 poin. Posisi mereka ditempel ketat olehĀ AS RomaĀ (67 poin) danĀ ComoĀ (65 poin). Dengan hanya menyisakan dua pertandingan lagi, margin kesalahan bagi Milan sudah tertutup rapat.
Meski kontrak Allegri sejatinya masih berlaku hingga musim panasĀ 2027, pelatih berusia 58 tahun itu santer dikabarkan bakal menyudahi masa baktinya lebih cepat. Nama Allegri muncul sebagai kandidat kuat pelatihĀ Timnas ItaliaĀ untuk menggantikan Gennaro Gattuso yang mundur pasca kegagalan melaju ke Piala Dunia 2026.
Jurnalis senior Italia,Ā Carlo Pellegatti, meyakini bahwa hubungan antara Allegri dan manajemen klub sudah tidak lagi harmonis.
āDari apa yang saya ketahui, seandainya mereka tidak lolos ke Liga Champions, dia akan pergi,ā ungkap Pellegatti dalam siniarĀ Aura Sport.
āJika mereka lolos pun, saya tidak yakin dia akan bertahan, mengingat adanya tawaran dari tim nasional. Allegri sudah tidak lagi percaya dengan klub setelah apa yang terjadi di bursa transfer Januari lalu.ā
Pellegatti juga menambahkan bahwa satu-satunya cara Allegri bertahan adalah jika terjadi perombakan di jajaran manajemen, khususnya terkait posisi CEO Giorgio Furlani.
Di tengah spekulasi masa depannya yang kian liar, Allegri memilih untuk bungkam dan fokus pada sisa musim. Milan dijadwalkan akan melakoni dua laga hidup-mati:
- 17 Mei:Ā Bertandang ke markasĀ Genoa.
- 24 Mei:Ā MenjamuĀ CagliariĀ di San Siro sebagai laga penutup musim.
Dua pertandingan ini tidak hanya akan menentukan nasib Milan di kompetisi Eropa, tetapi juga mungkin menjadi laga perpisahan bagi Massimiliano Allegri bersama publikĀ Rossoneri.
HD***





