CIAMIS, MATA-PERISTIWA.ID – Suara raungan mesin sepeda motor bergema memecah kesunyian kawasan pegunungan Desa Mekarmulya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (19/8/2026).
Ratusan “motor soang”—sebutan lokal untuk sepeda motor modifikasi pengangkut hasil bumi—tampak memadati lapangan dan menyusuri jalanan rute perkampungan untuk memeriahkan peringatan Hari Jadi (Milangkala) ke-15 Desa Mekarmulya.
Sebagai informasi, motor soang merupakan sepeda motor rakitan khusus bertekanan tinggi yang dirancang untuk melintasi medan terjal pegunungan. Kendaraan ini menjadi tulang punggung transportasi warga setempat dalam mengangkut kayu, rumput, hingga hasil panen.
Ajang roadrace dan parade keliling desa ini disambut antusias oleh masyarakat. Uniknya, tak hanya kaum pria, sejumlah emak-emak dan kaum perempuan pun tampil lihai mengemudikan kuda besi bermuatan berat tersebut.
Fungsi Vital Motor Soang dan Apresiasi Camat Pamarican
Kepala Desa Mekarmulya, Cucu Permana Putra, menjelaskan bahwa atraksi motor soang telah menjadi agenda rutin tahunan karena kendaraan tersebut melekat erat dengan mata pencaharian warga.
“Letak geografis desa kami berada di pegunungan dengan jalanan sempit dan terjal, sehingga kendaraan roda empat tidak bisa masuk. Motor soang ini menjadi andalan utama mengangkut hasil tani. Hampir setiap rumah memilikinya,” terang Cucu.
Poin Unik Motor Soang di Milangkala Desa Mekarmulya:
-
Modifikasi Khusus: Dirancang bertenaga ekstra untuk menaklukkan rute pegunungan terjal dan sempit.
-
Fungsi Utama: Mengangkut kayu, padi, rumput, serta hasil bumi lainnya dari perkebunan warga.
-
Ajang Silaturahmi: Diikuti oleh ratusan peserta dari kaum pria hingga ibu-ibu rumah tangga setempat.
Kekompakan dan tradisi unik warga Mekarmulya ini mendapat apresiasi tinggi dari Camat Pamarican, Asep Kodari, yang hadir menyaksikan langsung kemeriahan acara.
“Luar biasa sekali! Saya kagum dengan semangat dan keahlian warga dalam mengendalikan motor soang, terutama kaum perempuan yang ternyata tak kalah lihai,” ungkap Asep.
Melalui kemeriahan Milangkala ke-15 ini, keberadaan motor soang tidak hanya sekadar alat angkut ekonomi, tetapi juga identitas budaya lokal yang mempererat kebersamaan warga Desa Mekarmulya.
(HD/Mata-Peristiwa)





