Ciamis, mata-peristiwa.id – Kepolisian Resor Ciamis melalui Polsek Lakbok terus berperan aktif dalam membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau, khususnya warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mencari solusi dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (27/08/2026).
Kegiatan sambang dan koordinasi berlangsung pukul 15.00 WIB hingga 16.00 WIB bertempat di Objek Vital Instalasi PDAM Dusun Tangkeban, Desa Purwadadi, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis. Bhabinkamtibmas Desa Purwadadi Bripka Diko Pujoko K., S.H. bersama perangkat Desa Purwadadi melakukan koordinasi dengan Koordinator Instalasi PDAM Kecamatan Purwadadi terkait kesiapan penyediaan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.
Dalam kegiatan tersebut, kepolisian memperoleh informasi bahwa sekitar 24 kepala keluarga di Desa Purwadadi terdampak kekeringan. Sebanyak 16 KK berada di Dusun Ciawitali RT 001 RW 001, sedangkan 8 KK lainnya berada di Dusun Ciawitali RT 003 RW 001 dengan kondisi air berwarna kuning dan tidak layak untuk dikonsumsi.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Lakbok IPTU Tri Widiyanto, menyampaikan bahwa kepolisian akan terus mendorong sinergitas dengan seluruh pihak dalam merespons kebutuhan masyarakat, termasuk persoalan ketersediaan air bersih akibat kemarau.
“Polri akan terus hadir membantu masyarakat dengan membangun komunikasi dan koordinasi bersama pemerintah serta instansi terkait. Kami berharap melalui sinergi ini, kebutuhan air bersih bagi warga terdampak kekeringan dapat segera ditangani dan disalurkan secara tepat,” ujar IPTU Tri Widiyanto.
Kapolsek Lakbok menambahkan, berdasarkan hasil koordinasi, pihak PDAM Kecamatan Purwadadi menyatakan kesiapan menyediakan air bersih yang dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat terdampak kekeringan. Sementara untuk proses mobilisasi dan armada distribusi, diperlukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Ciamis maupun BPBD Kecamatan Banjarsari.
Kepolisian juga mendorong agar seluruh unsur terkait dapat mengambil peran sesuai kewenangannya. Dengan tersedianya sumber air dari PDAM dan dukungan armada untuk distribusi, diharapkan bantuan dapat lebih cepat menjangkau warga yang membutuhkan, khususnya masyarakat yang sumber airnya sudah tidak layak digunakan.
Menurut IPTU Tri, peran Bhabinkamtibmas dalam kondisi seperti ini tidak hanya sebatas menjaga kamtibmas, tetapi juga menjadi penghubung komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa dan instansi terkait. Informasi mengenai kondisi warga di lapangan dapat segera disampaikan sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara bersama-sama.
Sementara itu, masyarakat Desa Purwadadi menyambut baik langkah kepolisian yang ikut mendorong koordinasi penyediaan air bersih. Warga berharap bantuan tersebut dapat segera direalisasikan mengingat sebagian masyarakat mulai kesulitan memperoleh air yang layak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami berterima kasih karena kondisi warga mendapat perhatian. Air bersih sangat kami butuhkan, terutama saat kemarau seperti sekarang. Kami berharap koordinasi ini bisa segera menghasilkan bantuan air untuk warga yang membutuhkan,” ungkap salah seorang warga.
Polres Ciamis melalui Polsek Lakbok berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi di wilayah serta mendorong koordinasi lintas sektor dalam menghadapi dampak kemarau. Kehadiran Polri diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan, kepedulian dan respons cepat terhadap berbagai persoalan di lingkungan warga.
Harkamtibmas, Polres Ciamis, PoldaJabar
( HD )




