Cileunyi – Ratusan warga di wilayah Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, terdampak genangan air akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi beberapa hari lalu. Kondisi tersebut mendorong jajaran kepolisian bersama pemerintah setempat untuk bergerak cepat menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat.
Kegiatan bakti sosial (baksos) tersebut dilaksanakan pada Selasa (14/4/2026) di Kampung Sukarame RW 18, Desa Cileunyi Kulon. Aksi kemanusiaan ini melibatkan unsur dari Polsek Cileunyi, Polresta Bandung, pemerintah desa, serta Dinas Sosial Kabupaten Bandung.
Peristiwa genangan air ini terjadi pada Minggu malam (12/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Hujan deras yang turun dalam waktu cukup lama menyebabkan Sungai Cikeruh meluap karena tidak mampu menampung debit air yang meningkat. Kondisi drainase yang kurang optimal turut memperparah situasi, sehingga air meluap hingga masuk ke pemukiman warga.
Ketinggian air saat itu dilaporkan mencapai antara 40 hingga 60 sentimeter dan merendam rumah warga di tiga RT, yakni RT 001 hingga RT 003 di RW 18 Kampung Sukarame.
Sebanyak 550 kepala keluarga terdampak dalam kejadian ini. Meski saat ini kondisi air sudah mulai surut di kisaran 10 hingga 15 sentimeter, dampak yang ditimbulkan masih dirasakan masyarakat, terutama dalam aktivitas sehari-hari.
Dalam kegiatan penyaluran bantuan, hadir sejumlah unsur terkait, di antaranya Kanit Intelkam Polsek Cileunyi Akp Uus Rustandi, S.Pd., M.M., Kanit Binmas Iptu Ricky Krisna Susanto, S.Pd., Bhabinkamtibmas Desa Cileunyi Kulon Aiptu Juju Jumara, serta Kepala Desa dan perangkat wilayah setempat.
Bantuan yang diberikan kepada warga berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan dasar, antara lain:
Beras 200 kilogram
Mie instan 12 dus
Minyak goreng 24 liter
Air mineral 96 botol
Sikat 5 buah
Lap pel 5 buah
Ember 5 buah
Gayung 5 buah
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir sekaligus membantu proses pemulihan pascagenangan.
Selain menyalurkan bantuan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat kembali menyebabkan genangan air.
Warga diminta untuk mengamankan barang-barang berharga, menjaga kebersihan lingkungan terutama saluran air, serta memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman untuk menghindari risiko korsleting.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi bencana. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mempercepat proses pemulihan kondisi warga.
Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Cileunyi Akp Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K,. M.H., M.I.K. menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan.
“Kami akan terus hadir membantu masyarakat, baik dalam penanganan maupun pemulihan pascabencana, serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana.
“Kerja sama dan kepedulian bersama sangat penting dalam menghadapi situasi seperti ini,” pungkas Kapolsek Cileunyi.


