Sinyal Kuat Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, Pesawat Jet Diproyeksikan Masuk Agustus

BANDUNG, MATA-PERISTIWA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai bergerak cepat menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung menyusul adanya sinyal kuat reaktivasi Bandara Husein Sastranegara untuk penerbangan sipil komersial.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebutkan bahwa bandara legendaris di tengah kota ini diproyeksikan kembali beroperasi atas dukungan penuh dari pemerintah pusat, Pemprov Jawa Barat, hingga TNI Angkatan Udara. Rencana strategis ini mengacu pada rekomendasi Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

“Terima kasih kepada Pak Presiden, Pak Gubernur, dan seluruh jajaran TNI AU yang telah menunjukkan komitmen luar biasa. Kementerian Perhubungan serta Angkasa Pura juga memberikan dukungan yang luar biasa,” ujar Farhan di Pendopo Ujungberung, Kota Bandung, Kamis (25/6/2026).

Pesawat Jet Komersial Kembali Mengudara

Sebagai informasi, Bandara Husein Sastranegara sempat berhenti melayani penerbangan komersial berjadwal sejak tahun 2023. Kebijakan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo tersebut diambil demi mengoptimalkan operasional Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka sebagai pintu gerbang utama udara Jawa Barat.

Namun, di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, Bandara Husein kini bersiap diaktifkan kembali. Farhan mengungkapkan bahwa berdasarkan lini masa yang diterimanya, pesawat komersial bermesin jet ditargetkan sudah bisa mendarat dalam waktu dekat.

  • Target Operasional: Diproyeksikan mulai berjalan pada Agustus 2026 mendatang.

  • Spesifikasi Pesawat: Maksimum melayani pesawat jenis jet kelas Boeing 737-500 atau Airbus A320, termasuk pesawat berukuran lebih kecil dan jet pribadi (private jet).

Fokus Pemkot: Pembenahan Akses dan Sarpras

Sembari menunggu proses administrasi reaktivasi rampung di tingkat pusat, Pemkot Bandung mengemban tugas untuk membenahi kawasan luar bandara agar tidak memicu kemacetan baru.

Bacaan Lainnya

“Sekarang ini kami fokus pada penyiapan infrastruktur dan sarana-prasarana pendukung. Mulai dari perbaikan akses jalan, optimalisasi Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga penataan fasilitas parkir. Kami sedang koordinasikan itu terus,” ungkap Farhan.

Kejar Target 3.000 Penumpang per Hari

Farhan optimistis pada tahap awal operasionalnya, Bandara Husein Sastranegara mampu menyerap angka kunjungan yang potensial untuk menggerakkan roda ekonomi kota.

  • Tahap Awal: Membidik angka maksimum 3.000 penumpang per hari.

  • Perbandingan Historis: Target awal ini dinilai masih longgar mengingat pada masa jayanya, bandara ini mampu melayani 10.000 hingga 12.000 penumpang per hari.

Beroperasinya kembali Bandara Husein diharapkan mampu menjadi motor penggerak baru bagi sektor transportasi dan pergudangan yang selama ini menjadi pilar pertumbuhan ekonomi Kota Kembang.

“Bandung sudah tumbuh menjadi kota jasa pariwisata yang membutuhkan dukungan sarana transportasi kelas dunia. Kehadiran kembali bandara internasional di Kota Bandung tentu kami sambut dengan sangat baik,” pungkasnya.

(Mata-Peristiwa.ID/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *